Dadan: 21.801 Motor Listrik Sudah Masuk, Bukan 70.000

Ningsih R. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 46 dibaca
Bisik.id
Dadan: 21.801 Motor Listrik Sudah Masuk, Bukan 70.000

Gambar atau konten salah?

Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional, mengonfirmasi bahwa pengadaan motor listrik yang menjadi sorotan media sosial memang terjadi. Video yang menampilkan deretan motor listrik di sebuah gudang besar menambah ketegangan, karena banyak orang menebak jumlahnya mencapai puluhan ribu.

“Ini yang saya spill semua motor ada 70 ribu motor untuk wilayah Provinsi Jawa Barat doang, nah kira‑kira semua karyawannya atau kepala dapur SPPG‑nya saya kurang paham, saya nggak berani nyebarin berita hoax, tapi yang jelas ini untuk Provinsi Jawa Barat doang, ada 70 ribu unit motor,” ujar pembuat konten yang menjadi sumber video tersebut.

Motor‑motor yang terlihat di video tersebut menempel stiker bertulis Badan Gizi Nasional Republik Indonesia, menandakan keterlibatan lembaga pemerintah. Namun, pernyataan resmi dari Dadan menegaskan bahwa pengadaan tersebut merupakan bagian dari anggaran tahun 2025 dan ditujukan untuk mendukung operasional Kepala SPPG.

“Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG,” jelas Dadan dalam siaran pers pada Selasa, 07 April 2026.

Di sisi lain, Dadan membantah klaim 70 ribu motor. Ia menyatakan bahwa motor yang sudah didatangkan hanya sekitar 21 ribu motor listrik. “Informasi 70 ribu unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25 ribu unit yang dipesan di tahun 2025,” tegasnya.

Motor‑motor tersebut belum didistribusikan kepada pihak terkait. Menurut Dadan, kendaraan yang telah tersedia masih harus melalui proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum dapat digunakan. “Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN sebelum didistribusikan,” jelasnya.

Secara keseluruhan, meski video viral menuduh ada 70 ribu motor, data resmi menunjukkan hanya 21.801 unit yang sudah masuk. Proses administrasi BMN masih berlangsung, sehingga distribusi kepada kepala SPPG di Jawa Barat belum selesai.

Dadan HindayanaBadan Gizi Nasionalmotor listrikJawa Baratanggaran 2025BMNSPPGhoax

Komentar

Memuat komentar...