Daftar Sekolah Kedinasan Buka Pendaftaran Lulusan SMA/SMK

Sinta R. · 4 min baca · 3 bulan lalu · 114 dibaca
Bisik.id
Daftar Sekolah Kedinasan Buka Pendaftaran Lulusan SMA/SMK

Gambar atau konten salah?

Siswa SMA/SMK sederajat yang akan atau sudah lulus kini bersiap untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan. Selain memilih perguruan tinggi negeri atau swasta, ada pula yang ingin kuliah ke sekolah kedinasan.

Perbedaan utama antara sekolah kedinasan dan perguruan tinggi lainnya terletak pada ikatan kontrak atau dinas yang melekat pada mahasiswa. Selama dan setelah lulus, mahasiswa di sekolah kedinasan diatur dalam hal seragam, makan, asrama, dan waktu libur. Sekolah kedinasan diselenggarakan oleh negara untuk memenuhi kebutuhan profesional di lingkup kementerian atau lembaga, sehingga lulusan biasanya lebih mudah menempuh jenjang karier.

Berikut daftar sekolah kedinasan yang menerima lulusan SMA/SMK. Beberapa sekolah tidak memerlukan syarat tinggi badan minimal bagi pelamarnya.

  • Akademi Militer (Akmil)Kota Magelang, Kementerian Pertahanan dan TNI AD. Program studi: Teknik Sipil Pertahanan, Teknik Elektro Pertahanan, Teknik Mesin Pertahanan, Manajemen Pertahanan, Administrasi Pertahanan. Pendaftaran terbuka bagi lulusan SMA; belum ada info pasti untuk lulusan SMK.
  • Akademi Kepolisian (Akpol)Kota Semarang, Kementerian Keamanan dan Ketertiban. Menyusun perwira Bhayangkara.
  • Politeknik Keuangan Negara – Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN) – Naungan Kementerian Keuangan.
  • Politeknik Statistik (Polstat STIS) – Perguruan tinggi vokasional, dikelola BPS.
  • Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) – Kampus utama di Jatinangor, Sumedang.
  • Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) – Fokus pelatihan agen intelijen.
  • Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) – Menyasar lulusan SMA/SMK.
  • Politeknik Sandi Negara (Poltek SSN) – Dulu bernama STSN, fokus keamanan siber.
  • Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) – Merger Poltekim dan Poltekip, di bawah Kementerian Hukum.
  • Berbagai Sekolah Kedinasan Kemenhub – Termasuk Politeknik Pelayaran, Penerbangan, Transportasi Darat, Sungai, Danau, dan Penyeberangan, serta Perkeretaapian.

Berikut persyaratan umum masuk masing-masing sekolah:

  • Akmil
    • Warga Negara Indonesia.
    • Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
    • Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
    • Berumur sekurang‑kurangnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi‑tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 01 Agustus 2021.
    • Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia (dilengkapi pada saat calon mengikuti pemeriksaan psikologi).
    • Sehat jasmani dan rohani.
    • Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
  • Akpol
    • Warga Negara Indonesia (WNI).
    • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME.
    • Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang‑Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
    • Berumur paling rendah 18 tahun pada saat diangkat menjadi anggota Polri.
    • Sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba (surat keterangan bebas narkoba dari instansi yang berwenang).
    • Tidak sedang terlibat kasus pidana atau pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polres setempat.
    • Berwibawa, jujur, adil, dan berkelakuan tidak tercela.
  • PKN STAN
    • WNI, beriman, dan setia kepada negara.
    • Berumur minimal 18 tahun.
    • Berhasil tes akademik, psikotes, dan wawancara.
    • Tidak memerlukan tinggi badan atau kriteria fisik ketat.
    • Mahasiswa tinggal di asrama selama setahun; selanjutnya bebas mencari tempat hunian.
  • Polstat STIS
    • WNI, beriman, dan setia kepada negara.
    • Berumur minimal 18 tahun.
    • Berhasil tes akademik, psikotes, kesehatan, dan wawancara.
    • Biaya tes sebesar 300 ribu rupiah.
    • Ikatan dinas berlangsung selama dua kali masa pendidikan ditambah 1 Tahun (2n+1).
    • Biaya kuliah dibebaskan selama masa studi.
  • IPDN
    • WNI, beriman, dan setia kepada negara.
    • Berumur minimal 18 tahun.
    • Berhasil tes akademik, psikotes, kesehatan, dan wawancara.
    • Biaya seleksi tidak dikenakan.
    • Biaya kuliah dibebaskan.
  • STIN
    • WNI, beriman, dan setia kepada negara.
    • Berumur minimal 18 tahun.
    • Berhasil tes akademik, psikotes, kesehatan, dan wawancara.
    • Biaya kuliah dibebaskan.
  • STMKG
    • WNI, beriman, dan setia kepada negara.
    • Berumur minimal 18 tahun.
    • Berhasil Seleksi Kompetensi Dasar, Seleksi Kompetensi Bidang, serta Tes Kesehatan, Kebugaran, dan Wawancara.
    • Seleksi menggunakan sistem gugur.
  • Poltek SSN
    • WNI, beriman, dan setia kepada negara.
    • Berumur minimal 18 tahun.
    • Berhasil Seleksi Kompetensi Dasar, akademik, psikologi, kesehatan dan kebugaran, serta wawancara.
    • Untuk lulusan SMK, hanya beberapa jurusan yang terkait siber yang dapat mendaftar.
  • Poltekpin
    • WNI, beriman, dan setia kepada negara.
    • Berumur minimal 18 tahun.
    • Berhasil tes akademik, psikotes, kesehatan, dan wawancara.
    • Jurusan: Ilmu Pemasyarakatan dan Keimigrasian.
    • Taruna tinggal di asrama selama kuliah.
    • Ikut kegiatan akademik dan non‑akademik sesuai minat.
  • Sekolah Kedinasan Kemenhub
    • Beragam program di berbagai kota: Politeknik Pelayaran, Penerbangan, Transportasi Darat, Sungai, Danau, Penyeberangan, Perkeretaapian, dan lain‑lain.
    • Beberapa sekolah mengenakan biaya kuliah, beberapa tidak.
    • Ikatan dinas tidak selalu ada.

Setiap sekolah kedinasan memiliki karakteristik dan jalur karier yang berbeda. Akmil dan Akpol menuntut kondisi fisik dan mental yang tinggi, sementara PKN STAN, Polstat STIS, IPDN, STIN, STMKG, Poltek SSN, dan Poltekpin lebih fleksibel dalam kriteria fisik. Sekolah kedinasan Kemenhub menawarkan beragam jurusan di bidang transportasi dan pelayaran, dengan kebijakan biaya kuliah yang bervariasi.

Proses seleksi biasanya melibatkan tes akademik, psikotes, kesehatan, dan wawancara. Biaya tes, jika ada, biasanya berkisar 300 ribu rupiah. Beberapa sekolah, seperti Polstat STIS, IPDN, dan STIN, tidak mengenakan biaya seleksi.

Setelah lulus, mahasiswa di sekolah kedinasan diangkat menjadi ASN atau perwira di lembaga terkait. Ikatan dinas, bila ada, biasanya berlangsung selama masa pendidikan ditambah satu tahun. Lulusan biasanya lebih cepat menempuh jenjang karier karena sudah memiliki sertifikasi dan pengalaman di lingkungan lembaga.

Kesempatan untuk masuk sekolah kedinasan terbuka bagi lulusan SMA/SMK, namun persyaratan dan jalur seleksi bervariasi. Bagi yang berminat, penting mempersiapkan diri secara fisik, akademik, dan mental sesuai dengan persyaratan masing-masing lembaga. Mengetahui detail persyaratan dan proses seleksi dapat membantu calon pelamar mempersiapkan dokumen, tes, dan jadwal yang tepat.

Sekolah KedinasanAkmilAkpolPKN STANIPDNPolstat STISSTINSTMKG

Komentar

Memuat komentar...