Damkar Tasikmalaya Jemput Perempuan Hamil ke Rumah kembali

Ayu W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 42 dibaca
Bisik.id
Damkar Tasikmalaya Jemput Perempuan Hamil ke Rumah kembali

Gambar atau konten salah?

Damkar Kota Tasikmalaya kembali menunjukkan kecepatan dalam membantu warga. Kali ini, petugas mengantar seorang perempuan hamil bernama Norita Lestari mudik ke rumahnya di wilayah Urug, Kecamatan Kawalu.

Norita, yang sedang hamil enam bulan, tidak memiliki dana untuk melanjutkan perjalanan setelah tiba di Stasiun Tasikmalaya dari Yogyakarta. Keterbatasan biaya memaksa suaminya menghubungi layanan darurat Damkar meminta penjemputan.

Petugas Damkar langsung bergerak menuju lokasi. Mereka menjemput Norita di stasiun, lalu mengantarkannya pulang ke rumah ibunya.

Koordinator Lapangan Damkar Kota Tasikmalaya, Hendrik Setiana menjelaskan peristiwa terjadi pada Selasa, 31 Maret 2026, setelah laporan masuk melalui call center Damkar. “Yang menghubungi itu suaminya. Ia memberangkatkan istrinya dari Jawa, tapi ongkosnya hanya cukup untuk tiket kereta api sampai Stasiun Tasikmalaya. Lalu menghubungi call center kami dan langsung kami respons,” ujarnya pada Rabu, 1 April 2026.

Ia menambahkan, petugas kemudian mengantarkan Norita ke rumah ibunya di kawasan Urug, Kecamatan Kawalu.

Norita memaksakan diri pulang ke Tasikmalaya meski tidak punya uang cukup, karena kabar ibunya sakit. “Ibunya sedang sakit, menurut informasi sudah lama tidak bertemu, sekitar dua tahun,” kata Hendrik.

Karena keterbatasan biaya, Norita memutuskan pulang sendiri dari Yogyakarta ke Tasikmalaya menggunakan kereta api. Suaminya sempat menghubungi saudara dan kerabat Norita di Tasikmalaya untuk meminta bantuan menjemput di Stasiun Tasikmalaya. Namun, tidak ada yang bisa membantu dan sebagian tak bisa dihubungi.

“Akhirnya suaminya memberanikan diri meminta bantuan ke kami, dan Alhamdulillah bisa kami bantu sampai tujuan dengan selamat, kami gunakan mobil operasional,” kata Hendrik.

Setelah menerima bantuan, Norita tak dapat menyembunyikan kegembiraannya. Senyumnya mengembang ketika tiba di rumah sederhana orang tuanya di Kawalu. “Tentu kami ikut gembira melihat senyum ibu hamil itu. Sepanjang kami bisa, Insyaallah kami akan selalu siap untuk masyarakat Tasikmalaya,” tambah Hendrik.

Peristiwa ini menegaskan bahwa layanan darurat Damkar tetap responsif terhadap kebutuhan warga, bahkan dalam situasi keuangan terbatas. Kecepatan dan kesiapan tim Damkar membantu Norita menandai contoh nyata solidaritas masyarakat dalam menghadapi tantangan sehari‑hari.

Damkar Kota TasikmalayaNorita Lestariperempuan hamilpenjemputan di stasiunmobil operasionallayanan daruratketerbatasan biaya

Komentar

Memuat komentar...