Danantara Gelar Forum Strategis, Dorong Sinergi Pemerintah-Swasta

Jaka M. · 3 min baca · 7 menit lalu · 2 dibaca
Bisik.id
Danantara Gelar Forum Strategis, Dorong Sinergi Pemerintah-Swasta

Gambar atau konten salah?

Jakarta – Danantara Indonesia baru saja mengadakan sebuah forum bertajuk Danantara Government Strategic Forum. Acara ini digelar untuk memperkuat kerja sama di berbagai sektor, terutama dengan kementerian dan lembaga pemerintah. Forum ini dirancang sebagai tempat untuk berdiskusi secara strategis, agar semua pihak bisa lebih paham tentang peran Danantara Indonesia dalam perekonomian nasional. Tujuannya juga untuk mendukung program-program prioritas yang sedang dijalankan oleh pemerintah.

Dalam forum tersebut, Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, menyampaikan bahwa Indonesia punya dasar yang kokoh untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dunia. Menurut dia, kerja sama yang erat antara pemerintah dan sektor swasta sangat penting. Dengan kerja sama itu, potensi ekonomi Indonesia bisa dimaksimalkan lewat investasi yang produktif, disiplin, dan memberikan dampak luas.

“Kita punya kekuatan dari jumlah penduduk yang besar, sumber daya alam yang melimpah, dan kemampuan industri yang terus meningkat. Ini semua memberi kita peluang besar untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan. Tapi, untuk mewujudkannya, perlu ada sinergi antara pemerintah dan swasta. Selain itu, kita juga butuh investasi yang disiplin, terarah, dan berorientasi jangka panjang. Investasi seperti ini bisa menghasilkan nilai ekonomi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Pandu dalam keterangan resminya pada Minggu, 21 Juni 2026.

Pernyataan Pandu ini disampaikan saat acara Danantara Government Strategic Forum yang berlangsung di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, pada Kamis, 18 Juni 2026.

Acara ini juga menghadirkan beberapa pembicara lain. Ada Managing Director Investment Danantara Investment Management (DIM), Stefanus Ade Hadiwidjaja. Lalu Managing Director Chief Economist BPI Danantara, Reza Yamora Siregar. Dan juga Managing Director Finance Danantara Asset Management (DAM), Sahala Situmorang.

Stefanus Ade Hadiwidjaja menekankan bahwa pendekatan investasi yang dilakukan Danantara Indonesia diarahkan untuk mendukung proyek-proyek strategis. Proyek-proyek ini diharapkan bisa menciptakan nilai ekonomi dalam jangka panjang dan sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan nasional.

Menurut Stefanus, disiplin dalam mengalokasikan modal sangat penting. Begitu juga dengan fokus pada sektor-sektor yang menjadi prioritas. Selain itu, keterbukaan untuk bekerja sama secara strategis juga menjadi elemen kunci. Semua ini diperlukan untuk memastikan bahwa investasi yang dilakukan bisa memberikan dampak yang berkelanjutan.

Sementara itu, Sahala Situmorang menyoroti pentingnya transformasi di tubuh BUMN. Menurut dia, transformasi ini adalah bagian dari upaya untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional. Pengelolaan aset negara, kata Sahala, tidak boleh hanya fokus pada optimalisasi kinerja keuangan semata. Harus ada juga transformasi operasional, penguatan tata kelola, dan peningkatan kapasitas institusional. Dengan begitu, BUMN bisa menciptakan nilai jangka panjang yang lebih besar.

Sahala menambahkan, dengan tata kelola yang semakin kuat dan fokus yang lebih tajam pada penciptaan nilai, BUMN bisa memainkan peran yang lebih besar. Peran itu adalah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Di sisi lain, Reza Yamora Siregar berbicara tentang tantangan utama yang dihadapi Indonesia ke depan. Tantangan itu adalah memperbesar kapasitas ekonomi nasional secara berkelanjutan. Menurut Reza, hal ini penting agar Indonesia bisa bertransformasi menjadi negara maju. Targetnya adalah Indonesia Emas 2045.

Reza menjelaskan, saat ini pendapatan per kapita Indonesia masih di sekitar US$5.000. Untuk mencapai target, Indonesia perlu pertumbuhan yang konsisten, produktif, dan berkualitas. Investasi menjadi salah satu pengungkit utama. Investasi bisa memperluas kesempatan ekonomi, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat fondasi pembangunan jangka panjang.

Lewat forum ini, Danantara Indonesia berharap bisa terbangun pemahaman yang lebih kuat antara Danantara Indonesia dan kementerian atau lembaga. Dengan pemahaman yang lebih baik, kerja sama lintas sektor bisa berjalan lebih efektif. Efektivitas ini penting untuk mendukung prioritas pembangunan nasional.

Sebagai informasi tambahan, acara ini dihadiri oleh 249 peserta. Mereka adalah pejabat Eselon I dan Eselon II dari berbagai kementerian dan lembaga. Ada kementerian koordinator, kementerian teknis, dan juga lembaga pemerintah yang punya peran strategis dalam pembangunan dan investasi nasional.

Forum ini menunjukkan bahwa Danantara Indonesia serius dalam membangun komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah. Tujuannya jelas, yaitu memastikan investasi yang dilakukan bisa memberikan dampak maksimal bagi perekonomian Indonesia. Dengan sinergi yang kuat antara berbagai pihak, potensi ekonomi nasional bisa lebih optimal.

Danantaraforuminvestasikerja samapemerintahBUMNpertumbuhan ekonomi

Komentar

Memuat komentar...