Danantara Targetkan Investasi Rp 980 Triliun 2029 Ekonomi

Bambang W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 74 dibaca
Bisik.id
Danantara Targetkan Investasi Rp 980 Triliun 2029 Ekonomi

Gambar atau konten salah?

Pemerintah Indonesia menempatkan Danantara sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Melalui lembaga ini, diharapkan negara dapat mempercepat investasi dan mendorong pertumbuhan nasional.

Namun, upaya ini tidak lepas dari tantangan. Sejak konflik di Timur Tengah meletus, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa pihaknya terus memantau peluang investasi di tengah ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

“Setiap kejadian kita bisa melihat dari angle yang berbeda. Apakah ini justru membuat ada opportunity baru baik dari segi investasi, perdagangan, kita selalu melakukan pengkajian dampak-dampaknya secara keseluruhan,” kata Rosan, diambil dari pernyataannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 04 Maret 2026.

Rosan menjelaskan bahwa pemerintah secara konsisten mengevaluasi situasi global dari berbagai aspek. Koordinasi lintas kementerian dilakukan secara intensif untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga meski ketidakpastian global. Ia menilai investasi memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, sehingga penguatan iklim usaha menjadi prioritas. Selain itu, pemerintah terus menjaga disiplin fiskal, mendorong ekspor, dan memastikan proyek-proyek strategis tetap berjalan.

“Yang pasti kita kaji itu semua, mungkin dalam hal ini dari segi investasi, ketahanan ekonomi dan lain-lain,” jelasnya.

Di sisi keuangan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah berupaya agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tetapi juga didukung oleh Danantara dan sektor swasta. Ia menyatakan, “Supaya percepatan investasi ke depan tidak hanya mengandalkan APBN, tetapi juga ditopang oleh penguatan peran swasta dan Danantara Indonesia sebagai Sovereign Wealth Fund,” dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 10 September 2025.

Target investasi Indonesia untuk 2025 mencapai Rp 6.950 triliun. Dari jumlah tersebut, Danantara atau BUMN ditargetkan dapat menjaring investasi Rp 380 triliun, pemerintah Rp 490 triliun, dan swasta Rp 6.080 triliun. Pada 2026, target investasi Danantara naik menjadi Rp 720 triliun, pemerintah melalui APBN Rp 530 triliun, dan swasta Rp 6.200 triliun. Pada 2027, target Danantara kembali naik menjadi Rp 770 triliun, pemerintah Rp 600 triliun, dan swasta Rp 6.800 triliun. Pada 2028, target Danantara semakin tinggi menjadi Rp 860 triliun, pemerintah Rp 640 triliun, dan swasta Rp 7.500 triliun. Di 2029, target investasi Danantara mencapai Rp 980 triliun, pemerintah Rp 710 triliun, dan swasta Rp 8.300 triliun. Pada tahun tersebut, realisasi investasi Indonesia diharapkan mencapai Rp 10.000 triliun.

Ke depan, diharapkan kontribusi investasi dari Danantara terus meningkat hingga tahun 2029, sejalan dengan peningkatan kontribusi swasta, menandai upaya pemerintah untuk memperkuat perekonomian melalui diversifikasi sumber pendanaan dan penguatan iklim usaha.

Danantarainvestasipertumbuhan ekonomikonflik Timur TengahDana Kekayaan NegaraAPBNiklim usaha

Komentar

Memuat komentar...