Dapur Ibuk Nyoman: Nasi Jinggo Viral di Tangerang Selatan

Ningsih R. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 94 dibaca
Bisik.id
Dapur Ibuk Nyoman: Nasi Jinggo Viral di Tangerang Selatan

Gambar atau konten salah?

Dapur Ibuk Nyoman adalah rumah makan nasi jinggo khas Bali yang terletak di dalam komplek perumahan Pondok Safari, Jalan Walet III No. 12, Jurang Mangu Barat, Tangerang Selatan. Meskipun berada di area perumahan, tempat ini menjadi viral berkat cita rasa autentik yang dibawa oleh pemilik asli dari Gianyar.

Rumah makan ini sudah beroperasi sejak tahun 2020. Desak, yang akrab dipanggil Ibu Nyoman, memulai usaha ini bersama anaknya. Anak tersebut meninggalkan pekerjaannya pada tahun 2020 karena pandemi COVID‑19, lalu memunculkan ide membuka usaha nasi jinggo di rumah. “Ini sebenarnya ide anak saya yang waktu itu keluar kerja karena COVID‑19,” ujar Desak dengan ramah kepada detikFood (7/5/2026).

Desak menambahkan, “Bisa dibilang dipaksa gitu sama anak saya. Tiba‑tiba dibuatkan banner Dapur Ibuk Nyoman. Akhirnya kita yakini ya sudah berjalan sampai sekarang.”

Menu yang ditawarkan saat ini hanya berupa nasi jinggo. Ada dua varian harga: Rp 17.000 dan Rp 29.000. Perbedaan utama terletak pada lauk. Namun, Desak menegaskan, “Kalau menu ya sekarang ini cuma nasi jinggo. Ada yang 17 ribu, ada yang 29 ribu, beda di lauk saja. Tapi yang 17 RIBU juga sudah komplet dan bikin kenyang.”

Selain nasi jinggo, Dapur Ibuk Nyoman juga menyediakan ayam bakar yang disebut “Taliwang” oleh anaknya. Menurut Desak, “Variasi lainnya, kita ada menu ayam bakar anak nyebutnya Taliwang, padahal itu saya pakai bumbu Bali. Saya juga paduin rasanya lebih manis, karena suami saya orang Jogja.”

Seiring waktu, Desak menjelaskan bahwa menu sebelumnya lebih beragam. “Dulu lebih banyak lagi menunya, cuma saya sudah ngga kuat. Umur ngga bohong ya, jadi kita fokus di nasi jinggo, ayam bakar, ayam goreng, sama sate lilit saja pelengkapnya,” ungkapnya.

Untuk merasakan kelezatan nasi jinggo, kami memesan empat menu: Nasi Jinggo (Rp 29.000), Nasi Ayam Bakar (Rp 30.000), Nasi Ayam Goreng (Rp 30.000), dan Sate Lilit (Rp 29.000). Nasi jinggo yang kami pesan lengkap dengan lauk ayam betutu per potong. Isiannya terdiri atas nasi, lawar halal, telur bumbu Bali, ayam suwir, ayam betutu, sambal matah, dan telur krispi (kremesan).

Rasa nasi jinggo sangat lezat, semua lauk berbumbu medok. Lawar segar menggunakan bumbu genep yang nendang. Sambal matah menjadi favorit kami karena segar dan bawang merah melimpah. Ayam bakar terasa lembut, bumbu pedas manis meresap hingga ke dalam. Kombinasi dengan sambal embe, pedasnya nendang di lidah.

Ayam goreng juga tak kalah nikmat, empuk dan lembut. Saat dinikmati bersama sambal matah, rasanya semakin menggoda. Sate lilit berukuran besar, terbuat dari daging ayam dengan bumbu rempah khas Bali. Penyajiannya sederhana hanya menggunakan sambal embe, namun tetap menggugah selera.

Pengunjung dapat memesan melalui aplikasi ojek online atau datang langsung untuk makan di tempat. Dapur Ibuk Nyoman sudah memiliki sertifikasi halal. Untuk yang penasaran, dapat menonton video Video yang menampilkan menu dan suasana restoran.

Secara keseluruhan, Dapur Ibuk Nyoman menawarkan pengalaman kuliner Bali yang autentik di tengah lingkungan perumahan. Dengan menu sederhana namun lezat, restoran ini tetap menjadi pilihan bagi pecinta nasi jinggo dan hidangan Bali lainnya.

Dapur Ibuk Nyomannasi jinggoBaliTangerang SelatanCOVID-19ayambakar Taliwangsambal matah

Komentar

Memuat komentar...