Denpasar Alokasikan Rp3,5 Miliar untuk Kesenian Bali 2026
Gambar atau konten salah?
Denpasar – Pemerintah Kota Denpasar mengalokasikan dana sebesar Rp 3,5 miliar untuk partisipasi dalam Pesta Kesenian Bali 2026. Nominal tersebut ditetapkan setelah Dinas Kebudayaan Denpasar merancang sekaa‑sekaa yang akan menjadi duta PKB 2026.
“Itu untuk biaya jasa atau pembinaan bagi sekaa yang menjadi duta di ajang PKB ini. Masing‑masing juga disesuaikan dengan kuantitas dari mata acara yang diikuti,” ujar Kepala Bidang Kesenian Disbud Denpasar, I Wayan Narta ketika diwawancarai pada Senin, 11 Mei 2026.
Dalam rencana, pemkot Denpasar akan mengikuti sebanyak 21 jenis materi dalam PKB 2026. Anggaran terbesar dialokasikan untuk pawai dengan jumlah peserta antara 400 hingga 500 orang. Selain itu, dana besar juga dialokasikan untuk materi gong kebyar dewasa, gong kebyar anak‑anak, dan gong kebyar wanita, masing‑masing melibatkan sekitar 200 peserta. Setiap materi tersebut menghabiskan anggaran hingga Rp 400 juta.
“Kenapa besar? Karena dari awal Januari sudah persiapkan diri. Bahkan, penunjukan duta‑duta sudah mulai dilaksanakan sejak September kemarin, kami sudah berproses,” jelas Narta.
Narta mengungkapkan bahwa jumlah seniman Denpasar yang akan berpartisipasi diperkirakan mencapai 1.700 orang. Para seniman kini tengah mempersiapkan penampilan mengacu pada tema Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha.
Salah satu duta yang tengah dipersiapkan adalah sendratari Nara Kusuma karya maestro karawitan dan komposer seni pertunjukan terkemuka, I Wayan Beratha. Sendratari Nara Kusuma pertama kali digarap Beratha pada 1976 dan disosialisasikan pada 1978.
“Jadi anak‑anak perlu tahu karya beliau selain Ramayana dan Rajapala karena Nara Kusuma ini sama sekali belum pernah terangkat di arena Pesta Kesenian Bali,” ucap Narta.
Narta mengungkapkan persiapan penampilan sendratari Nara Kusuma sudah mencapai 90%. Ia menegaskan tidak ada kendala dalam persiapan tersebut. “Persiapannya semua sudah maksimal. Tidak ada yang sulit, semua berjalan biasa saja. Secara kendala sih tidak begitu banyak kendala di lapangan. Cuma kan pasti masalah latihan kan anak‑anak terbentur jadwal sekolah, kuliah, untuk menguji kekompakan saat latihan,” ungkap Narta.
Dengan anggaran yang cukup besar dan persiapan yang matang, Denpasar siap menampilkan kekayaan budaya Bali di panggung internasional PKB 2026. Keikutsertaan ini menegaskan komitmen kota dalam mempromosikan warisan seni tradisional kepada publik luas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
