Denpasar & PT Pelindo Setujui Pembangunan PSEL di Benoa
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Kota Denpasar menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 pada 10 Juni 2026. Perjanjian ini mengatur pemanfaatan sebagian lahan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) di kawasan Pelabuhan Benoa untuk pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).
Acara penandatanganan disaksikan langsung Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat dan Gubernur Bali Wayan Koster. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar Ida Bagus Putra Wirabawa dan Plt Executive Director 3 PT Pelindo Daru Wicaksono Julianto menjadi pihak yang menandatangani dokumen.
Perjanjian ini memberi PT Pelindo Regional 3 hak untuk menggunakan lahan HPL seluas 60.502 meter persegi di kawasan Pelabuhan Benoa. Fasilitas PSEL yang akan dibangun bertujuan mendukung percepatan pembangunan infrastruktur sistem pengelolaan sampah perkotaan yang lebih efektif dan ramah lingkungan.
"Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah perkotaan, sekaligus mendukung terwujudnya Denpasar sebagai kota yang bersih, sehat, nyaman dan berwawasan lingkungan bagi generasi saat ini maupun mendatang," ujar Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, dalam keterangan tertulis.
Menteri LH Jumhur Hidayat menegaskan dukungan pemerintah daerah Bali dalam penanganan sampah dan pelestarian lingkungan. Ia menambahkan, "Pendekatan yang memadukan kebijakan pemerintah dengan nilai-nilai kearifan lokal menjadi kekuatan utama Bali dalam membangun kesadaran masyarakat," ungkapnya.
Kesempatan ini menandai langkah konkret Denpasar menuju kota yang lebih bersih dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan nilai budaya lokal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
