Denpasar: Sukra Pon Kulantir, Kalender Bali Tentukan Kegiatan

Jaka M. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 74 dibaca
Bisik.id
Denpasar: Sukra Pon Kulantir, Kalender Bali Tentukan Kegiatan

Gambar atau konten salah?

DenpasarSukra Pon Kulantir, Jumat 01 Mei 2026. Ala ayuning dewasa menurut penanggalan kalender Bali hari ini termasuk hari baik untuk upacara Dewa Yadnya.

Kalender Bali memuat ala ayuning dewasa atau hari baik berdasarkan perhitungan khusus. Hari ini, masyarakat Hindu di Bali dapat menentukan baik buruknya hari untuk melakukan kegiatan adat dan ritual.

Berikut kutipan dari kalenderbali.org mengenai ala ayuning dewasa pada hari Sukra Pon Kulantir:

Amerta Dadi. Baik untuk upacara Dewa Yadnya dan pemujaan terhadap leluhur. (Alahing dewasa 2).

Amerta Masa. Baik untuk upacara Dewa Yadnya, membangun, dan bercocok tanam. (Alahing dewasa 2).

Ayu Dana. Hari Baik melaksanakan Panca Yadnya, segala macam pekerjaan, berdana punia, bersuci laksana, mengajukan permohonan, bercocok tanam. (Alahing dewasa 2).

Kala Brahma. Mengandung arti kepanasan atau kesakitan. (Alahing dewasa 3).

Kala Dangastra. Baik untuk membangun tembok pekarangan, membuat alat-alat penangkap ikan. Tidak baik untuk memulai pekerjaan penting, tidak baik melakukan upacara (gawe ayu). (Alahing dewasa 3).

Kala Gumarang Munggah. Baik melakukan upacara Bhuta Yadnya. Tidak Baik untuk menanam sirih, tembakau. (Alahing dewasa 4).

Kala Ingsor. Mengandung sifat/tanda-tanda mengecewakan (Alahing dewasa 3).

Kala Jangkut. Baik untuk membuat pencar, jaring, senjata. (Alahing dewasa 4).

Kala Sor. Tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan. (Alahing dewasa 3).

Kala Tampak. Tidak baik untuk dewasa nikah (perkawinan). (Alahing dewasa 3).

Pamacekan. Baik untuk mengerjakan sawah/tegal, membuat tombak penangkap ikan. Tidak baik melaksanakan yadnya (Alahing dewasa 2).

Pepedan. Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. (Alahing dewasa 3).

Semut Sedulur. Baik untuk gotong royong, kerja bakti, memulai kampanye, membentuk perkumpulan. Tidak baik mengubur atau membakar mayat. (Alahing dewasa 4).

Pararasan: Laku Bintang, Pancasuda: Lebu Katiup Angin, Ekajalaresi: Suka Pinanggih, Pratiti: Separsa. (iws/iws)

Dengan kombinasi berbagai alahing dewasa ini, masyarakat dapat memilih aktivitas yang dianggap baik atau tidak. Informasi ini membantu perencanaan kegiatan adat dan pertanian di Bali.

Kalender BaliAlahing DewasaSukra Pon KulantirDewa YadnyaUpacaraPertanianBali

Komentar

Memuat komentar...