Denza D9 Lebih Populer dari Alphard di Segmen MPV Premium Indonesia

Vera T. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 86 dibaca
Bisik.id
Denza D9 Lebih Populer dari Alphard di Segmen MPV Premium Indonesia

Gambar atau konten salah?

Denza D9 dan Toyota Alphard versi murah bersaing di pasar MPV premium Indonesia. Keduanya menawarkan kenyamanan dan fitur mewah, namun perbandingan penjualan menunjukkan perbedaan signifikan.

Data penjualan yang dirilis oleh Gaikindo untuk periode 01 April 2026 menunjukkan Denza D9 berhasil menjual 1.032 unit. Angka ini menempatkannya di puncak segmen MPV premium, bahkan melampaui Alphard versi murah yang hanya mencapai 173 unit pada periode yang sama.

Jika melihat total penjualan selama 01 Januari 2026 – 30 April 2026, Denza D9 tetap unggul. Distribusi Denza D9 mencapai 2.149 unit, sementara Alphard versi murah mencatat 401 unit. Angka ini menegaskan bahwa konsumen lebih memilih Denza D9 di segmen ini.

Perbedaan harga juga menjadi faktor penting. Denza D9 dibanderol Rp 950 juta, sedangkan Alphard termurah dijual Rp 1,288 miliar. Selain itu, Denza D9 mendapat kebijakan pajak khusus. Pemerintah baru-baru ini menginstruksikan gubernur di seluruh Indonesia untuk membebaskan pajak mobil listrik. Akibatnya, Denza D9, dengan harga hampir Rp 1 miliar, tidak dikenai pajak tahunan. Sementara itu, Alphard, meski menggunakan teknologi hybrid, tetap membayar pajak tahunan sekitar belasan juta rupiah. STNK tahunan Denza D9 hanya dikenai tarif SWDKLLJ sebesar Rp 143 ribu.

Spesifikasi teknis kedua kendaraan juga menarik. Alphard versi hybrid menggunakan mesin A25A-FXS dengan tenaga 190 PS pada 6.000 rpm dan torsi 236 Nm pada rentang 4.300–4.500 rpm, dipasangkan dengan transmisi CVT. Versi bensin Alphard memakai mesin 2AR-FE dengan tenaga 182 PS dan torsi 235 Nm. Sementara Denza D9 mengandalkan baterai BYD Blade (LFP) berkapasitas 103 kWh, dipadukan dengan motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor berdaya 230 kW dan torsi 360 Nm. Kombinasi ini memungkinkan Denza D9 menempuh jarak hingga 600 km per pengisian penuh, menandai keunggulan jarak tempuh di segmen MPV listrik.

Secara keseluruhan, Denza D9 menonjol dalam hal penjualan, harga, dan kebijakan pajak yang menguntungkan. Sementara Alphard tetap menjadi pilihan bagi mereka yang mengutamakan teknologi hybrid dan merek Toyota. Perbandingan ini menunjukkan bahwa konsumen Indonesia semakin terbuka pada kendaraan listrik, terutama ketika didukung insentif pemerintah.

Denza D9Toyota AlphardMPV premiumpenjualanpajak mobil listrikhargainsentif pemerintah

Komentar

Memuat komentar...