Desa Krandegan Jadi Desa Digital Unggulan Purworejo.
Gambar atau konten salah?
Apresiasi Konektivitas Digital 2026 yang diselenggarakan oleh Bakti Komdigi berlangsung di Hotel Sultan di Purworejo, Jawa Tengah, pada 17 April 2026. Pesta malam ini memberi panggung bagi individu, komunitas, dan lembaga yang aktif memperkuat konektivitas serta literasi digital di wilayah masing-masing. Pada acara tersebut, Desa Krandegan dinobatkan sebagai Desa Digital Unggulan.
Selama lima tahun terakhir, Pemerintah Desa Krandegan telah mengimplementasikan digitalisasi di lima bidang utama: pemerintahan, ekonomi, lingkungan, sosial, dan pertanian. Setiap sektor berfokus pada peningkatan layanan dan transparansi melalui teknologi.
Di bidang pemerintahan, desa menyediakan layanan online dan administrasi digital, memastikan data desa tersedia secara digital melalui portal https://krandegan.id/. Transparansi desa ditingkatkan dengan publikasi data secara terbuka, memudahkan warga mengakses informasi.
Ekonomi desa didukung oleh berbagai platform e‑commerce. Platform lapak desa dan pasar jasa memfasilitasi penjualan produk lokal. Marketplace desa TokodeSaku serta sistem pembayaran online memperluas jangkauan pasar. Juga tersedia layanan ojek online bagi warga.
Lingkungan desa dilengkapi dengan sistem early warning system banjir, panic button digital, CCTV online di titik strategis, dan Automatic Weather System untuk pemantauan cuaca. Semua alat ini terhubung ke jaringan internet desa, memberikan data real‑time kepada warga dan petugas.
Untuk memfasilitasi komunikasi, desa mengembangkan Chatbot yang menjawab pertanyaan warga dan menyediakan layanan digital. Ini membantu mengurangi beban petugas dan mempercepat respon.
Di sektor pertanian, desa mengatasi masalah kekeringan dengan membangun Pompa Listrik Tenaga Surya (PLTS). Selain itu, desa juga membuat pompa tenaga surya mobile yang dilengkapi dengan Internet of Things (IoT), memungkinkan monitoring dan kontrol jarak jauh.
Infrastruktur digital desa meliputi jaringan fiber optic milik desa, akses internet gratis di titik strategis, dan penjualan layanan wifi bagi warga yang menghendaki. Jaringan ini memastikan konektivitas stabil di seluruh desa.
Anggaran tahunan desa, APBDes, dialokasikan secara bertahap untuk mendukung program digitalisasi. Pada tahun ini, alokasi mencakup:
- Penambahan dan perbaikan jalur fiber optic desa
- Langganan internet gratis untuk warga
- Penambahan pompa tenaga surya untuk irigasi
- Penambahan CCTV online
- Pembelian kamera dan anjungan surat mandiri
Hambatan awal muncul pada tahun 2013 ketika Desa Krandegan masuk kategori Desa Miskin (merah). Pada saat itu, 14 perangkat desa belum memiliki komputer. Kepala desa secara perlahan membangun infrastruktur digital, menyadari bahwa desa harus mengikuti perkembangan zaman.
Hasil digitalisasi terlihat jelas: layanan menjadi lebih efektif dan efisien, transparansi meningkat, ekonomi warga tumbuh, dan angka kemiskinan menurun. Pendapatan asli desa meningkat, menandai status desa sebagai Desa Mandiri pertama di Purworejo. Desa ini dikenal secara nasional sebagai Desa Digital Percontohan, menerima penghargaan di tingkat lokal, regional, dan nasional. Setiap tahun, desa menjadi destinasi kunjungan bagi ribuan orang.
Untuk memberdayakan masyarakat, pemerintah desa membentuk KIM dan kader digital. Mereka terus melakukan sosialisasi dan edukasi, mulai dari pelatihan digital marketing, content creator, hingga bisnis online. Pelatihan ini diadakan secara rutin, melibatkan warga dari berbagai usia.
Kolaborasi juga menjadi kunci. Desa bekerja sama dengan kampus, sekolah, swasta, media, dan pemerintah. Program KKN melibatkan universitas seperti UNS, IPB, STAN, dan UMP, membantu mengembangkan digitalisasi desa melalui penelitian dan pelatihan lapangan.
Desa Krandegan menunjukkan bagaimana transformasi digital dapat dicapai melalui investasi berkelanjutan, partisipasi masyarakat, dan kemitraan lintas sektor. Perkembangan desa ini menegaskan bahwa pemerintah desa dapat memanfaatkan teknologi untuk memperbaiki layanan, transparansi, dan ketahanan ekonomi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis
