Di Jalan Balearjosari, 3 Kendaraan Tabrakan Pagi Hari
Gambar atau konten salah?
03 April 2026 pagi, Jalan Raya Balearjosari di Kecamatan Blimbing, Kota Malang, menjadi saksi kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan. Truk Isuzu bernomor polisi AA-9960-IF yang memuat pakan ternak, bus Bagong dengan nopol N-7319-UI, dan mobil Isuzu Panther bernopol N-1595-GX bertabrakan di satu titik.
Menurut petugas Satlantas Polresta Malang Kota, truk tersebut dikemudikan oleh Bahas Tri Susanto berusia 21 tahun. Saat melaju dari arah utara (Sidoarjo) menuju selatan (Kabupaten Malang), truk kehilangan kendali. Muatan pakan ayam seberat 8 ton membuat truk beroleng dan menabrak median jalan.
“Jadi, truk tersebut berangkat dari Sidoarjo dan mengarah ke selatan ke wilayah Kabupaten Malang membawa muatan pakan ayam seberat 8 ton. Saat melintas di lokasi, truk oleng karena sopir mengantuk,” ujar Eko Prasetyo, Iptu Satlantas Polresta Malang Kota, di lokasi kejadian pada 06.00 WIB.
Setelah menabrak median, truk tidak berhenti. Ia melanjutkan perjalanan, menabrak bus Bagong, lalu menabrak mobil Panther yang dikemudikan oleh Suhartono berusia 56 tahun. Akibat benturan keras, bus mengalami ringsek pada bagian bodi kanan dan kaca samping pecah, sedangkan mobil Panther rusak di bagian depan. Eko menegaskan, “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya kerugian materil. Untuk bus Bagong, mengalami ringsek di bagian bodi kanan dan kaca samping kanan pecah, lalu mobil Panther mengalami kerusakan di bagian depan,” ia tambah.
Kecelakaan ini menimbulkan kemacetan yang meluas. Arus lalu lintas di akses utama keluar-masuk Kota Malang terhenti total. Antrian kendaraan meluas hingga lebih dari 3 kilometer. Untuk mengurai kepadatan, polisi menerapkan contra flow: arus dari selatan diarahkan ke utara, sementara evakuasi dan penyelidikan TKP dilakukan bersamaan.
Evakuasi truk memakan waktu cukup lama. Truk Isuzu berhasil dievakuasi sekitar pukul 07.30 WIB setelah petugas mengerahkan dua mobil derek. Setelah jalur dibersihkan dari material kecelakaan, lalu lintas perlahan kembali normal. Ketiga kendaraan yang terlibat kini diamankan oleh Satlantas Polresta Malang Kota untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Insiden ini menyoroti pentingnya kewaspadaan sopir, terutama saat mengemudi kendaraan berat dengan muatan berat. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerusakan material dan gangguan lalu lintas yang signifikan menunjukkan dampak keselamatan jalan raya yang tidak boleh diabaikan. Kecelakaan ini juga mengingatkan bahwa kebijakan contra flow dapat membantu mengurangi dampak kecelakaan di jalan utama.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
PLN Junivaganza: Voucher Rp10.000 untuk Token Listrik
7 SPPG Malang Disuspend Karena Masalah IPAL, Siap Kembali
Persaingan Tinggi pada UTBK Plus Unair 2026 Untuk Mahasiswa
Indonesia U-19 Hadapi Timor Leste di Laga Kedua AFF U-19 2026
Semampir: Mobil Baleno, 8 Jeriken Pertalite Ditemukan
1 Muharram Jadi Puncak Tahun Baru Islam, Sejarah Hijrah
Berita Terbaru
PT PP & Kemen Pekerjaan Umum Selesaikan 69 SPPG dalam 37 Hari
Gubernur Bengkulu Minta BPKAD Cepat Pencairan Gaji ke-13 ASN
USU Buka Proses Banding UKT, Mahasiswa Bisa Perbaiki Tarif
PLN Junivaganza: Voucher Rp10.000 untuk Token Listrik
Gaji Tertinggi Pelatih Tim Nasional: Ancelotti Rp 182,2 M
Telkom Luncurkan AIcosystem: Ekosistem AI Jakarta Nusantara
Mengajar di Ponpes Cipasung: Santri Kuasai Konten Digital
Indonesia 108 GW, 85% Fosil, 15% Terbarukan, Target Tercapai
IHSG Tutup 5.839,78, Garuda Naik Setelah Jatuh Pasar
