DLH Surabaya Ingatkan Warga Jangan Buang Rumen ke Sungai

Surya B. · 2 min baca · 8 hari lalu · 23 dibaca
Bisik.id
DLH Surabaya Ingatkan Warga Jangan Buang Rumen ke Sungai

Gambar atau konten salah?

DLH Surabaya mengingatkan warga kota untuk tidak membuang rumen atau bagian perut hewan kurban ke sungai dan saluran. Petugas menekankan agar limbah kurban dikumpulkan terlebih dahulu agar proses pengangkutan menjadi lebih mudah.

Menurut Plt Kepala DLH Surabaya M Fikser, Dinas telah meneruskan Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan Sekda kepada lurah dan camat. Surat tersebut ditujukan kepada panitia kurban di setiap wilayah, menjelaskan cara mengelola rumen. “Artinya, tidak boleh dibuang di saluran, tidak boleh dibuang di sungai, atau apapun. Tetapi dimasukkan ke dalam glangsing, terus bisa ditempatkan di TPS‑TPS,” ujarnya.

Prosedur yang diusulkan adalah menaruh rumen dalam karung atau glangsing. Glangsing dapat diikat agar limbah tidak berserakan saat diangkut. Setelah itu, warga atau petugas kurban dapat menghubungi DLH. Dengan begitu, glangsing yang berisi rumen dapat segera diambil oleh petugas dan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

DLH akan mengambil rumen dari TPS dan membuangnya ke TPA. Langkah ini diharapkan mempermudah panitia kurban, sehingga mereka tidak bingung saat membuang rumen.

“Jadi, kami sudah membagi ada lima tim untuk mengatur dari masing-masing Surabaya, wilayah Surabaya Pusat, Timur, Barat dengan semua armada untuk melayani warga yang kemudian melakukan kurban,” jelas Fikser.

DLH bersiaga selama empat hari terhitung mulai 27 Mei 2026, karena proses penyembelihan biasanya memakan lebih dari satu hari. “Karena ada yang kalau jumlahnya tidak banyak, langsung diselesaikan satu hari. Masing-masing panitia punya pengaturan. Tetapi pada prinsipnya kita siap, mau besok atau hari berikutnya, kami selalu standby untuk pengambilan,” tambahnya.

Dengan langkah ini, pihak DLH berharap limbah kurban dapat dikelola secara tertib, menjaga kebersihan lingkungan, dan memudahkan warga Surabaya dalam melaksanakan ibadah kurban.

DLH Surabayarumenlimbah kurbanglangsingTPSTPAkebersihan lingkungan

Komentar

Memuat komentar...