Dokter Temukan Ginjal Ketiga pada Pria Berobat ISK

Bambang W. · 2 min baca · 4 bulan lalu · 42 dibaca
Bisik.id
Dokter Temukan Ginjal Ketiga pada Pria Berobat ISK

Gambar atau konten salah?

Seorang pria berusia 31 tahun di India awalnya datang ke rumah sakit karena mengalami infeksi saluran kemih (ISK) yang parah. Pasien ini mengeluhkan nyeri di bagian kanan punggung bawah selama lima hari. Ia juga merasakan sensasi panas saat buang air kecil dan demam mencapai 39 derajat Celsius.

Pemeriksaan urine mengidentifikasi adanya bakteri Klebsiella pneumoniae, yang memang sering menyebabkan ISK. Urin pasien terlihat keruh, namun tanda-tanda vital lainnya masih dalam batas normal saat pertama kali diperiksa.

Hasil pemeriksaan pencitraan, yaitu USG dan CT scan, membawa kejutan bagi tim medis. Mereka menemukan adanya ginjal ketiga atau yang disebut ginjal supernumerary. Ginjal tambahan ini menyatu dengan ginjal kanan pasien dan memiliki bentuk yang menyerupai tapal kuda.

Ginjal supernumerary merupakan kelainan bawaan. Kondisi ini diduga terjadi selama masa perkembangan janin, akibat pembelahan sel yang tidak normal pada tali pusar yang kemudian membentuk struktur ginjal. Beberapa kasus ginjal tambahan ini dapat memicu infeksi ginjal. Namun, dalam banyak kasus, kondisi ini tidak mengganggu fungsi ginjal dan seringkali tidak terdeteksi.

Selain penemuan ginjal ketiga, dokter juga mendapati bahwa ginjal kanan dan kiri pasien mengalami pembengkakan. Terdapat juga penumpukan kalkulus atau kristal mineral di kedua ginjal, yang terbentuk karena urine menjadi lebih pekat.

Tanda infeksi yang lebih serius terlihat pada ginjal kiri. Ditemukan adanya penumpukan kristal di ureter kiri, yaitu saluran yang menghubungkan ginjal ke kandung kemih. Untuk mengatasi sumbatan ini, dokter memasang stent. Stent adalah tabung plastik tipis yang dimasukkan ke ureter kiri untuk memastikan aliran urine tetap lancar.

Penanganan infeksi juga dilakukan dengan pemberian antibiotik. Pasien menerima kombinasi antibiotik piperacilin dan tazobactam melalui infus tiga kali sehari, serta antibiotik levofloxacin setiap dua hari sekali.

Kondisi pasien mulai membaik setelah 48 jam menerima pengobatan dan asupan cairan yang cukup. Ia kemudian diizinkan pulang. Pasien dijadwalkan kontrol satu bulan kemudian untuk pengangkatan stent dan penanganan lebih lanjut terkait batu ginjal yang ada.

Ringkasan: Seorang pria di India dirawat karena ISK parah, namun dokter menemukan kelainan bawaan berupa ginjal ketiga yang menyatu dengan ginjal kanan. Pasien juga mengalami pembengkakan ginjal serta sumbatan kristal di ureter kiri yang diatasi dengan pemasangan stent dan pemberian antibiotik intravena.

Ginjal ketigaInfeksi saluran kemihSindrom ginjal supernumeraryKlebsiella pneumoniaeBatu ginjalUreterStent

Komentar

Memuat komentar...