Dolar AS Amba Rp17.000, Pemerintah Siap Anggap Dampak

Sari D. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 119 dibaca
Bisik.id
Dolar AS Amba Rp17.000, Pemerintah Siap Anggap Dampak

Gambar atau konten salah?

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah, menembus level Rp 17.000.

Di kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta Pusat, Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu, menegaskan bahwa pergerakan nilai tukar sudah masuk dalam perhitungan pemerintah.

"Itu sudah masuk dalam perhitungan kita, kita nggak masalah," ujar Febrio pada Kamis, 9 April 2026.

Febrio menjelaskan bahwa pemerintah sudah menghitung gejolak kurs dalam pos-pos belanja negara di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, kondisi APBN 2026 masih aman menghadapi dampak pelemahan nilai rupiah.

"Udah di dalam, jadi kita pasti akan hitung dampaknya terhadap harga-harga yang kita asumsikan dalam belanja itu sudah masuk. Ya udah itu sudah masuk dalam APBN kita. Jadi, kita cukup aman," tambahnya.

Defisit APBN 2026 dipastikan tidak lebih dari 2,9 % meski harga minyak mentah dunia bergejolak. Angka ini masih di bawah batas aman sebesar 3 %.

Rata‑rata harga Indonesian Crude Price (ICP) saat ini mencapai US$ 77 per barel. Meski angka ini sudah di atas asumsi dasar APBN, Febrio menyebut masih dalam batas aman yang dapat ditanggung oleh anggaran negara.

"APBN kita siapkan bahkan kalau harga ICP-nya sampai akhir tahun itu US$ 100 rata‑rata. Sampai hari ini rata‑rata ICP kita itu US$ 77 per barel. Memang sudah di atas APBN-nya, tetapi ini masih jauh dibandingkan dengan kesiapan yang sudah kita sediakan," terang Febrio.

Data Bloomberg pada Kamis, 9 April 2026 menunjukkan mata uang Paman Sam naik dan masih bertengger di level Rp 17.000‑an. Nilai tukar dolar AS terpantau berada pada level Rp 17.047 atau naik 35 poin (0,21 %).

Dengan nilai tukar yang stabil, pemerintah menilai situasi tetap aman untuk APBN 2026, mengingat defisit tetap di bawah batas yang ditetapkan dan harga minyak mentah masih dapat ditangani dalam anggaran negara.

nilai tukar dolarrupiahAPBNdefisitminyak mentahICPFebrio Kacaribu

Komentar

Memuat komentar...