Dolar AS Melemah ke Rp 17.700 Pagi Ini
Gambar atau konten salah?
Nilai tukar dolar Amerika Serikat pagi ini terpantau melemah di hadapan rupiah. Mata uang Negeri Paman Sam itu berada di kisaran Rp 17.700.
Berdasarkan data perdagangan dari Bloomberg pada Jumat, 18 September 2026, dolar AS turun 23 poin atau sekitar 0,13% begitu perdagangan pagi dibuka. Dolar AS saat itu bertengger di level Rp 17.730.
Sebelumnya, dolar AS sempat menguat setelah bank sentral Amerika, The Fed, menaikkan suku bunga acuannya. Ini adalah kenaikan pertama sejak Juli 2023. Dolar AS langsung menyentuh level Rp 17.700 setelah pengumuman itu.
Hari ini, dolar AS juga melemah terhadap sejumlah mata uang Asia lainnya. Dolar AS turun 0,02% terhadap rupee India, dan melemah 0,10% terhadap yuan China. Pelemahan juga terjadi terhadap dolar Taiwan sebesar 0,29% dan dolar Hong Kong sebesar 0,01%.
Namun, tidak semuanya melemah. Dolar AS tercatat menguat terhadap yen Jepang sebesar 0,17% dan dolar Singapura sebesar 0,02%.
Pelemahan dolar AS terhadap rupiah pagi ini terjadi setelah sebelumnya sempat menguat tajam akibat keputusan The Fed menaikkan suku bunga. Pergerakan ini menunjukkan bagaimana kebijakan bank sentral AS masih menjadi faktor utama yang menggerakkan nilai tukar di kawasan Asia, termasuk Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IHSG Anjlok 8%, Bursa Efek Indonesia Trading Halt
Kemenkop Pastikan Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Masuk Anggaran
Kemenkop Pastikan Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Cair Meski Fasilitas Belum Lengkap
CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Perkuat Layanan Korporasi
Manajer Koperasi Merah Putih Otomatis Jadi Pegawai Tetap Setelah 2 Tahun
Astra Bawa 37 UMKM Binaan ke Pameran Ekspor TEI 2026
