Dolar AS Naik, Cenderung Rp 18.000 pada 3 Juni 2026
Gambar atau konten salah?
Nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah tetap menunjukkan tren penguatan pada 03 Juni 2026. Pada pembukaan pasar, mata uang Paman Sam naik mendekati Rp 18.000.
Menurut data Bloomberg, dolar AS menguat 0,40 % dan mencapai Rp 17.910 di awal perdagangan. Penutupan sesi pada 02 Juni 2026 menampilkan nilai Rp 17.839.
Pergerakan relatif terhadap mata uang utama lainnya cukup variatif. Dolar AS terhadap euro (EUR) tetap stabil. Namun, terhadap pound sterling (GBP) dan franc Swiss (CHF) dolar AS menguat masing‑masing 0,03 %. Sementara itu, terhadap dolar Kanada (CAD) terjadi koreksi kecil -0,01 %. Di sisi lain, dolar AS melemah -0,04 % terhadap yen Jepang (JPY) dan -0,01 % terhadap dolar Australia (AUD).
Secara keseluruhan, dolar AS masih menunjukkan kekuatan relatif, meski fluktuasi kecil terlihat ketika dibandingkan dengan mata uang utama dunia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Nasabah Maybank: Reksa Dana Jatuh Tempo 2023 Belum Cair
IHSG Sentuh 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor
China Beri Peringkat Utang Tertinggi ke Indonesia
Sandwich Generation: 82,96% Rumah Tangga Masih Bergantung pada Lansia
Bank Mandiri Perkuat Keamanan Siber Digital
Menkeu Bantah Rumor S&P Turunkan Peringkat Indonesia
