DPRD Bali Usulkan Topik Sampah di Kurikulum PAUD, TK, SD

Sari D. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 42 dibaca
Bisik.id
DPRD Bali Usulkan Topik Sampah di Kurikulum PAUD, TK, SD

Gambar atau konten salah?

DenpasarDPRD Bali mengusulkan agar topik sampah dan kebersihan lingkungan dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan sejak usia dini. Usulan ini mencakup Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), dan Sekolah Dasar (SD).

Koordinator Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Bali anggaran 2025, Gede Kusuma Putra, menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD Bali pada Jumat, 24 April 2026.

“Dipandang perlu untuk dilakukan kajian mendalam sehingga dimungkinkan persoalan‑persoalan kesehatan, sampah, dan kebersihan lingkungan masuk dalam kurikulum pendidikan di tingkat usia dini, TK dan mungkin SD,” kata Putra.

Ia menilai bahwa masalah sampah saat ini sangat melekat di Bali. “Menurutnya, persoalan sampah saat ini sangat melekat dengan Bali. Ia menilai berbagai upaya yang dilakukan pemerintah selama ini masih berfokus pada aspek teknologi.”

Putra menambahkan, “Namun, kata dia, tanpa perubahan pola pikir atau mindset masyarakat, upaya tersebut tidak akan berjalan optimal.”

Ia mengingatkan bahwa “Tapi untuk jangka panjang kalau mindset masyarakat tidak berubah kalau kondisinya sama dengan seperti sekarang rasanya kemajuan teknologi juga akan berat mengiringi kondisi, lebih‑lebih penduduk akan terus bertambah,” jelasnya.

“Karena itu, ia menekankan pentingnya memberikan pemahaman sejak dini kepada anak‑anak mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya melalui pendidikan di sekolah.”

Usulan ini menyoroti perlunya pendekatan edukatif yang berkelanjutan untuk mengatasi masalah sampah di Bali.

SampahKebersihan LingkunganPAUDTKSDDPRD BaliMindset Masyarakat

Komentar

Memuat komentar...