DPW NasDem Jabar Gelar Halalbihalal Bersama Gubernur Bandung
Gambar atau konten salah?
17 April 2026 menjadi tanggal penting bagi partai NasDem di Jawa Barat, ketika DPW NasDem Jawa Barat menggelar acara halalbihalal di Bandung. Acara ini tidak hanya sekadar pertemuan silaturahmi, melainkan juga momentum untuk memperkuat kerja sama politik dan pembangunan di provinsi.
Di antara para hadirin, hadir Ketua DPW NasDem Jabar Mamat Rachmat, Wakil Ketua Umum NasDem Saan Mustopa, serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Kehadiran mereka menandai keseriusan partai dalam membangun hubungan dengan pemerintah daerah.
“Pertama kita mengadakan halalbihalal karena kami semua belum bertemu secara langsung. Dan, kemarin saya bicara dengan Pak Gubernur dan beliau siap hadir untuk berkolaborasi,” ujar Mamat. Ia menegaskan bahwa pertemuan ini tidak memiliki agenda politik praktis, melainkan fokus pada penyelarasan visi pembangunan.
Mamat menambahkan, “Makanya tadi disampaikan visi misi gubernur dan NasDem itu sama. Tujuan politik belum ada. Jadi hari ini bagaimana mengolaborasikan cita‑cita gubernur dan NasDem karena pada saat di fraksi itu menjadi satu kesatuan.” Ia menyoroti kesetaraan sebagai titik temu utama yang ingin diperjuangkan bersama.
“Pak gubernur menyampaikan bagaimana kesetaraan, NasDem juga semua bagaimana menyikapi kesetaraan di Jabar, pendidikan kesehatan merata. Dan, akhirnya bagaimana kita menyatukan untuk sama‑sama jalan apa yang bisa kita lakukan soal kesetaraan ini. Itulah harapan kami untuk membangun Jawa Barat,” jelasnya. Fokusnya jelas pada pendidikan dan kesehatan merata di seluruh wilayah.
Dedi Mulyadi menekankan pentingnya keadilan sebagai fondasi kebijakan daerah. “Dari sisi gagasan pemikiran selama ini DPRD berkontribusi, yang disampaikan Kak Saan hampir sama, bagaimana membangun keadilan di Jawa Barat,” ujarnya. Ia mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh terpusat hanya di kota-kota tertentu.
Ia menyoroti perlunya distribusi pembangunan yang merata, mencakup ekonomi, infrastruktur, layanan pendidikan, dan kesehatan. “Distribusi ekonomi, infrastruktur layanan pendidikan dan kesehatan. Jadi semuanya harus mencerminkan rasa keadilan sehingga fiskalnya merata dan berbagai fasilitas tidak menumpuk di satu kota, di semua daerah fasilitas publik harus merata,” tegasnya.
Saan Mustopa melihat acara ini sebagai bagian dari konsolidasi jangka panjang partai, khususnya dalam menghadapi Pemilu 2029. “Ini momen yang pas untuk refleksi diri sekaligus untuk memperkuat niat tekad kemauan untuk menghadapi 2029 yang akan datang yang kurang dari 3 tahun lagi,” ujar Saan. Ia menekankan bahwa kehadiran gubernur dalam acara internal partai menunjukkan kesamaan tanggung jawab.
“Biasanya kita lebih internal ya, kita jarang mengundang pihak dari luar dan hari ini karena kita punya tanggung jawab yang sama dan komitmen yang sama dengan gubernur maka kita ingin turut serta membawa Jawa Barat lebih baik,” katanya. Saan menegaskan bahwa NasDem ingin mengambil peran aktif melalui jaringan politik yang dimiliki.
“Kita ingin berkolaborasi bersinergi agar apa yang kita miliki di NasDem ini, kita ada kepala daerah, wakil, anggota DPRD, kita ingin kolaborasi agar memberikan kontribusi dalam akselerasi pembangunan di Jawa Barat,” pungkasnya. Acara ini menegaskan komitmen NasDem dan pemerintah Jawa Barat untuk memperkuat kesetaraan dan keadilan dalam pembangunan, serta mempersiapkan partai menghadapi pemilu 2029.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Mengajar di Ponpes Cipasung: Santri Kuasai Konten Digital
Orang Tua Kritik Menu MBG Cibodas: Nugget, Anggur, Kedelai
Ika Sartika 50, Ditolak Lowongan Rumah Tangga di Ciamis
Bandung Siapkan Mesin Insinerator 5 Ton/Jam untuk TPS Ciwastra
SPPG Pananjung 2 Pangandaran Terbatas Kendaraan Operasional
Rupiah Pelemah, Pariwisata Indonesia Menarik Wisatawan
Berita Terbaru
Busan: Tujuh Tempat Wisata Wajib bagi Para Turis 2026
UTM Dapat Izin Buka Dua Program Kedokteran, Mulai 2026/2027
PT PP & Kemen Pekerjaan Umum Selesaikan 69 SPPG dalam 37 Hari
Gubernur Bengkulu Minta BPKAD Cepat Pencairan Gaji ke-13 ASN
USU Buka Proses Banding UKT, Mahasiswa Bisa Perbaiki Tarif
PLN Junivaganza: Voucher Rp10.000 untuk Token Listrik
Gaji Tertinggi Pelatih Tim Nasional: Ancelotti Rp 182,2 M
Telkom Luncurkan AIcosystem: Ekosistem AI Jakarta Nusantara
