Dr. Patricia Uji Kimchi Setiap Hari: Manfaat & Efek Samping

Ningsih R. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 90 dibaca
Bisik.id
Dr. Patricia Uji Kimchi Setiap Hari: Manfaat & Efek Samping

Gambar atau konten salah?

Kimchi adalah makanan fermentasi khas Korea yang terbuat dari sayuran. Rasanya pedas, asam, dan mengandung probiotik yang bermanfaat bagi tubuh.

Dr. Patricia Varacallo, DO, spesialis kedokteran keluarga, memutuskan untuk mengkonsumsi kimchi setiap hari selama seminggu. Tujuannya sederhana: melihat apa yang terjadi pada tubuh setelah rutin mengonsumsi makanan ini.

Ia menegaskan bahwa kimchi tergolong low calorie namun kaya nutrisi. Selama percobaan, salah satu efek yang muncul adalah rasa kenyang lebih lama, berkat kandungan seratnya.

Dalam satu porsi sekitar 150 gram, kimchi umumnya mengandung sekitar 23 kalori, 1 gram protein, kurang dari 1 gram lemak, dan sekitar 4 gram karbohidrat yang sebagian besar berasal dari serat. Satiety ini membuatnya menjadi pilihan yang baik bagi yang ingin mengontrol nafsu makan.

Selain itu, kimchi juga mengandung vitamin A, C, K, dan B12, serta mineral seperti zat besi, kalium, dan kalsium. Kandungan lainnya meliputi folat, beta karoten, kolin, dan tentu saja, probiotik.

“Manfaat utama dari makanan fermentasi seperti kimchi adalah probiotik, yang menurut penelitian dapat mengurangi peradangan, memperkuat mikrobioma usus, dan mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat,” jelas ahli gizi Julia Zumpano, RD, LD dari Cleveland Clinic Center for Human Nutrition.

Dr. Patricia mencoba berbagai cara mengkonsumsi kimchi selama seminggu. Ia menyebutkan kombinasi favoritnya: kimchi dengan nasi, dicampur ke dalam tumisan sayuran, atau ditaruh di atas ayam panggang. “Saya mencoba berbagai cara selama seminggu, tetapi kombinasi favorit saya adalah kimchi dengan nasi, dicampur ke dalam tumisan sayuran, atau ditaruh di atas ayam panggang,” ujar Dr. Patricia.

Namun, konsumsi kimchi setiap hari juga dapat menimbulkan perut kembung, terutama bila dikombinasikan dengan sayuran lain seperti brokoli atau kubis Brussel. “Tidak terlalu parah, tetapi saya merasa agak bergas pada beberapa hari, terutama ketika saya mengombinasikan kimchi dengan sayuran lain seperti brokoli atau kubis Brussel,” tambah Dr. Patricia.

Selama seminggu, ia tidak tertular penyakit meski berada di lingkungan dengan orang yang sedang sakit. Di sisi lain, ia merasakan sensasi panas di lambung pada beberapa hari, terutama saat kimchi dimakan sebagai camilan tanpa makanan lain. Hal tersebut berkaitan dengan sifat kimchi yang pedas dan asam, sehingga kurang cocok bagi sebagian orang dengan lambung sensitif.

Setelah menjalani percobaan tersebut, Dr. Patricia tidak menjadikan kimchi sebagai makanan wajib setiap hari. Ahli gizi juga mengingatkan bahwa kimchi sebenarnya bisa dikonsumsi setiap hari, namun tetap perlu memperhatikan kandungan natrium yang tinggi serta menyesuaikannya dengan kondisi tubuh masing-masing.

20 Mei 2023, kimchi tetap menjadi pilihan yang menarik bagi mereka yang ingin menambah asupan serat, vitamin, dan probiotik dalam diet harian, asalkan dikonsumsi dengan bijak dan memperhatikan reaksi tubuh.

Kimchiprobiotikseratvitaminnatriumkesehatanefek sampingdiet

Komentar

Memuat komentar...