Drone Prime Air Amazon Rusak Barang Rapuh di Pengiriman

Dian P. · 1 min baca · 3 bulan lalu · 108 dibaca
Bisik.id
Drone Prime Air Amazon Rusak Barang Rapuh di Pengiriman

Gambar atau konten salah?

Amazon telah menempatkan drone Prime Air di berbagai kota di Amerika Serikat, mulai dari Arizona hingga Florida. Layanan ini menawarkan pengiriman paket kecil dalam waktu kurang dari 2 jam dengan biaya USD 4,99 atau sekitar Rp 85 ribu.

Video yang semakin banyak viral menunjukkan bahwa drone ini juga dapat menurunkan barang yang mudah pecah. Tamara Hancock, seorang guru yang kini menjadi influencer, menguji layanan tersebut dengan memesan sebotol sirop rasberi. “Pertanyaan nomor satu adalah, bagaimana jika saya memesan sesuatu yang rapuh?” kata Hancock dalam video terbarunya.

Hancock menunggu sekitar satu jam hingga drone turun. Saat drone melepaskan paketnya, ia langsung jatuh ke atas permukaan beton. “Pasti pecah,” ujar sang influencer saat ia memeriksa kemasan yang rusak dan cairan yang mengalir. Botol tersebut terbuat dari plastik, sehingga jika plastik tidak bertahan, kemungkinan kaca juga akan hancur.

Video lain yang menjadi viral berasal dari Nashville, salah satu lokasi uji coba terbaru Amazon. Dalam rekaman tersebut, drone berwarna putih dan biru menurunkan paketnya. Drone Prime tampaknya selalu menjaga jarak aman 3 meter dari permukaan tanah setiap saat. Saat melepaskan muatannya, paket meluncur dari kompartemen di bagian bawah, jatuh, dan sedikit menggelinding akibat benturan.

“Apakah Anda sebaiknya memesan menggunakan drone? Saya rasa itu tergantung seberapa mendesaknya kebutuhan Anda terhadap barang tersebut,” kata Hancock, Sabtu, 18 April 2026.

Amazon terus menguji layanan drone di kota-kota seperti Nashville. Namun, video-video ini menyoroti risiko barang rusak akibat jatuh. Pengguna harus mempertimbangkan jenis barang sebelum memesan melalui layanan drone.

AmazonDrone Prime AirPengiriman Paket KecilBarang RapuhRisiko Barang RusakTamara Hancock

Komentar

Memuat komentar...