Dua Kobra Jawa Dievakuasi dari Genteng Toko Kasur, Klaten
Gambar atau konten salah?
Di Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Klaten, dua ekor Kobra Jawa (naja sputatrix) dievakuasi oleh relawan pada sore hari.
Evakuasi terjadi pada 29 April 2026, ketika para relawan menemukan ular di tumpukan genteng di toko kasur Ica Kasur.
Ular-ular tersebut diduga sedang menikmati musim kawin. Mereka adalah jantan dan betina, semua dewasa dan berukuran lebih dari 1 meter.
Raditya Saiful Fauzi, koordinator Exalos Indonesia regional Klaten, melaporkan, “Ini laporan kedua hari ini. Posisinya di tumpukan genteng usaha Ica Kasur,”.
Respon cepat tim muncul setelah mereka menyelesaikan evakuasi di Desa Baran beberapa jam sebelumnya.
“Setelah kita cek ternyata ada satu paket ular jenis Kobra Jawa, jantan dan betina. Ini ular dewasa semua,” tambah Raditya.
Menurutnya, akhir April atau awal Mei adalah periode kawin bagi kobra Jawa, sehingga laporan biasanya melibatkan ular dewasa.
“Ini akhir April atau masuk awal bulan Mei sudah masuk musim kawin ular. Jadi laporan yang masuk ke kami rata-rata merupakan ular-ular dewasa,” jelas Raditya.
Suara desisan terdengar di depan pintu, membuat karyawan di toko terkejut. Mereka segera mengambil kayu dan mengusir ular keluar.
“Terdengar desisan, karyawan itu kaget. Diambil kayu lalu diusir ular itu dan masuk ke tumpukan genteng,” ungkap Mardiyono.
Ular kedua, dengan ukuran sama, juga terpaksa masuk ke genteng. Tim segera menindaklanjuti.
“Ular dua-duanya masuk tumpukan genteng lalu menghubungi kita. Kebetulan kita tadi baru saja evakuasi di Desa Baran, lalu kita meluncur,” jelas Mardiyono.
Setelah genteng dibongkar, dua ekor ditemukan. Evakuasi berlangsung aman, tanpa cedera pada ular maupun relawan.
“Kita bongkar genteng ditemukan dua ekor. Kita evakuasi dengan aman tidak terluka, ukurannya jumbo lebih dari 1 meter,” tutup Mardiyono.
Insiden ini menyoroti pentingnya kerja relawan dalam menjaga keamanan manusia dan hewan. Kobra Jawa, meski berbahaya, tetap memerlukan perlakuan hati-hati, terutama selama musim kawin.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SPMB Jateng 2026: Pendaftaran Murid Baru Buka Resmi
Kobra Jawa Didampingi Relawan Dilepas dari Rumah di Klaten
BMKG Prediksi Hujan Lebat di Jawa Tengah Hari Ini Pada
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
Banjir Rob di Demak Meningkat, Warga Minta Tanggul Pantai
SPMB SMA/SMK 2026: Kuota 5% Domisili Desa dan 2% ATS Jateng
Berita Terbaru
IHSG Turun 1,46% di Pagi, Masuk Zona Merah, Menurunkan 86 Poin
Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Wamen Imipas Ditahan
Tim Tabur Tangkap Liauw Inggarwati dan Bastian Widjaja
Perpres No.27 2026 Turunkan Komisi Ojek Online Jadi 8%
Riquelme Tantang Perez: Janji Haaland & Beban Anggota
UEA Berhenti Ujian Internasional, Pindah Online Kini
