Duta Besar Iran Terbuka: Terima Kasih dan Kampanye Damai

Dewi M. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 80 dibaca
Bisik.id
Duta Besar Iran Terbuka: Terima Kasih dan Kampanye Damai

Gambar atau konten salah?

Duta Besar Republik Islam Iran Mohammad Boroujerdi bersikap terbuka tentang serangkaian pertemuannya dengan tokoh-tokoh nasional Indonesia. Ia menegaskan bahwa kunjungan ke Presiden ke‑5 RI Megawati Soekarnoputri, Presiden ke‑7 RI Joko Widodo, serta Wakil Presiden ke‑10 dan ke‑12 RI Jusuf Kalla tidak sekadar silaturahmi. “Banyak sekali tokoh di Indonesia, baik itu pejabat resmi maupun pejabat nonpemerintahan atau tokoh-tokoh di Indonesia, yang menyampaikan pesan kepada saya berupa ungkapan belasungkawa dan juga keprihatinan,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta Selatan, Jumat (03 April 2026).

Ia menambahkan, “Oleh karena itu, saya sebagai Duta Besar Republik Islam Iran, sebagai perwakilan Iran, sudah selayaknya membalas dengan menyampaikan rasa terima kasih atas ungkapan‑ungkapan atau ucapan‑ucapan yang disampaikan, serta memberikan apresiasi.”

Selain mengucapkan terima kasih, Boroujerdi membawa laporan terbaru tentang kondisi di Iran. Ia menyinggung dampak perang antara Amerika Serikat dan Iran serta menyampaikan informasi tersebut kepada para tokoh yang ditemuinya. “Di samping itu, saya juga memberikan semacam laporan terkait peristiwa atau hal terakhir yang terjadi di wilayah atau di negara saya kepada tokoh‑tokoh yang sebelumnya menyampaikan belasungkawanya kepada kami,” tuturnya.

Rangkaian pertemuan tersebut juga menjadi pintu bagi Boroujerdi untuk menyuarakan kampanye antiperang. Menurutnya, penolakan terhadap perang di Iran merupakan langkah awal untuk menentang konflik yang lebih luas. Ia menegaskan, “Adapun terkait kunjungan kepada ulama, tentunya kita juga sudah mengetahui bersama bahwa lembaga‑lembaga atau ormas‑ormas Islam, baik itu MUI maupun lembaga lainnya, bahkan telah menyampaikan anjuran untuk Qunut Nazilah. Artinya, tanpa kita minta pun, mereka secara langsung ikut mendoakan dan mendukung,” ungkapnya.

Perjalanan diplomatik ini menyoroti upaya Iran dalam menjaga hubungan baik dengan Indonesia sambil menekankan pentingnya dialog damai di tengah ketegangan global. Dengan menyampaikan laporan dan ucapan terima kasih, Boroujerdi menegaskan komitmen Iran terhadap perdamaian dan kerjasama multilateral.

Duta Besar IranHubungan Indonesia-IranDialog damaiPerang AS-IranQunut NazilahMUIKerjasama multilateral

Komentar

Memuat komentar...