Duta Saudi Faisal Menegaskan Keamanan Haji 2026 di Jakarta
Gambar atau konten salah?
Faisal Abdullah Al Amoudi, Duta Besar Arab Saudi untuk Republik Indonesia, berkunjung ke Jakarta Pusat pada 16 April 2024 untuk menyambut rombongan MUI di kediamannya di Menteng. Ia menegaskan bahwa Arab Saudi tetap aman, baik di masa lalu maupun di masa depan, dan bahwa haji 2026 akan berjalan sesuai jadwal.
Dalam sambutannya, Faisal mengulang: "Alhamdulillah, karena Arab Saudi merupakan negara yang aman. Masa lalu, masa sekarang, dan Insyaallah yang akan datang, Arab Saudi aman dan aman sentosa," katanya. Ia menambahkan bahwa pelaksanaan haji tidak akan berubah dan akan mengikuti rencana pemerintah. Ia juga memohon agar jemaah haji Indonesia dapat melaksanakan ibadahnya dengan aman.
Faisal menutup pidatonya dengan doa: "Dan tentu dalam kesempatan ini pula kami mendoakan semoga para jemaah haji Indonesia yang akan berangkat haji pada tahun ini melaksanakan ibadah dengan aman, nyaman, tenang, dan kembali ke tanah air dengan selamat dan mendapatkan haji mabrur serta lipat ganda pahala ibadahnya," ujarnya. Ia berharap semua prosesi haji tahun 2026 berjalan lancar dan jemaah menjaga kesehatan serta mengikuti arahan petugas.
Reaksi ulama Indonesia juga positif. KH Muhammad Fatwa, pimpinan Pondok Pesantren Darul Amanah Kendal, memuji standar keamanan yang diterapkan oleh pemerintah Arab Saudi. Ia berkata: "Kami melihat lompatan besar dalam sistem keamanan dan manajemen massa yang disiapkan oleh Pemerintah Saudi. Integrasi teknologi dan pengawasan di lapangan memastikan bahwa aspek keselamatan jemaah menjadi prioritas utama," ujarnya. KH Fatwa juga berharap konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran segera dihentikan, menekankan bahwa momen haji harus bebas dari gangguan.
Menurut KH Fatwa, "Momen haji adalah waktu yang sangat sakral, mulia dan agung bagi umat Islam, yang pelaksanaannya berada di dua Tanah Suci di Saudi Arabia. Oleh karenanya, semua negara harus menjadikan Arab Saudi sebagai negara yang aman dan tidak ada gangguan sedikitpun, yang akan berdampak pada pelaksanaan ibadah haji tahun 2026," tambahnya. Ia menutup dengan harapan bahwa semua jemaah haji tahun 2026 dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
Secara keseluruhan, pertemuan ini menegaskan komitmen Arab Saudi terhadap keamanan jemaah haji dan menyoroti pentingnya kerjasama antara kedua negara dalam menjaga kelancaran ibadah. Keamanan yang terjamin dan koordinasi yang baik menjadi kunci bagi pelaksanaan haji yang aman dan bermakna bagi umat Islam Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
