Duta Saudi Faisal Menegaskan Keamanan Haji 2026 di Jakarta

Guntur P. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 94 dibaca
Bisik.id
Duta Saudi Faisal Menegaskan Keamanan Haji 2026 di Jakarta

Gambar atau konten salah?

Faisal Abdullah Al Amoudi, Duta Besar Arab Saudi untuk Republik Indonesia, berkunjung ke Jakarta Pusat pada 16 April 2024 untuk menyambut rombongan MUI di kediamannya di Menteng. Ia menegaskan bahwa Arab Saudi tetap aman, baik di masa lalu maupun di masa depan, dan bahwa haji 2026 akan berjalan sesuai jadwal.

Dalam sambutannya, Faisal mengulang: "Alhamdulillah, karena Arab Saudi merupakan negara yang aman. Masa lalu, masa sekarang, dan Insyaallah yang akan datang, Arab Saudi aman dan aman sentosa," katanya. Ia menambahkan bahwa pelaksanaan haji tidak akan berubah dan akan mengikuti rencana pemerintah. Ia juga memohon agar jemaah haji Indonesia dapat melaksanakan ibadahnya dengan aman.

Faisal menutup pidatonya dengan doa: "Dan tentu dalam kesempatan ini pula kami mendoakan semoga para jemaah haji Indonesia yang akan berangkat haji pada tahun ini melaksanakan ibadah dengan aman, nyaman, tenang, dan kembali ke tanah air dengan selamat dan mendapatkan haji mabrur serta lipat ganda pahala ibadahnya," ujarnya. Ia berharap semua prosesi haji tahun 2026 berjalan lancar dan jemaah menjaga kesehatan serta mengikuti arahan petugas.

Reaksi ulama Indonesia juga positif. KH Muhammad Fatwa, pimpinan Pondok Pesantren Darul Amanah Kendal, memuji standar keamanan yang diterapkan oleh pemerintah Arab Saudi. Ia berkata: "Kami melihat lompatan besar dalam sistem keamanan dan manajemen massa yang disiapkan oleh Pemerintah Saudi. Integrasi teknologi dan pengawasan di lapangan memastikan bahwa aspek keselamatan jemaah menjadi prioritas utama," ujarnya. KH Fatwa juga berharap konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran segera dihentikan, menekankan bahwa momen haji harus bebas dari gangguan.

Menurut KH Fatwa, "Momen haji adalah waktu yang sangat sakral, mulia dan agung bagi umat Islam, yang pelaksanaannya berada di dua Tanah Suci di Saudi Arabia. Oleh karenanya, semua negara harus menjadikan Arab Saudi sebagai negara yang aman dan tidak ada gangguan sedikitpun, yang akan berdampak pada pelaksanaan ibadah haji tahun 2026," tambahnya. Ia menutup dengan harapan bahwa semua jemaah haji tahun 2026 dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

Secara keseluruhan, pertemuan ini menegaskan komitmen Arab Saudi terhadap keamanan jemaah haji dan menyoroti pentingnya kerjasama antara kedua negara dalam menjaga kelancaran ibadah. Keamanan yang terjamin dan koordinasi yang baik menjadi kunci bagi pelaksanaan haji yang aman dan bermakna bagi umat Islam Indonesia.

Faisal Abdullah Al AmoudiMUIArab Saudihaji 2026keamanan jemaahPondok Pesantren Darul Amanahkonflik AS-Israel-Irankoordinasi

Komentar

Memuat komentar...