El Niño 'Godzilla' Panas, IDAI Waspadai Anak Kewaspadaan

Bima J. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 69 dibaca
Bisik.id
El Niño 'Godzilla' Panas, IDAI Waspadai Anak Kewaspadaan

Gambar atau konten salah?

Jakarta – Cuaca panas ekstrem yang dipicu oleh fenomena El Nino “Godzilla” tidak hanya menimbulkan dampak lingkungan, tetapi juga meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada anak.

Di tengah kondisi ini, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengimbau orang tua untuk lebih waspada dan memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak. Piprim Basarah Yanuarso, ketua IDAI, menyarankan agar anak-anak lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan.

Secara umum, sebaiknya anak-anak berada di dalam ruangan saat cuaca ekstrem. Jangan sampai dibiarkan tanpa pengawasan karena di musim seperti ini daya tahan tubuh bisa menurun,” ujarnya pada wartawan Senin, 13 April 2026.

Menurutnya, perubahan cuaca yang drastis membuat tubuh anak harus bekerja lebih keras untuk beradaptasi. Kondisi ini dapat menyebabkan anak lebih cepat lelah dan rentan terserang penyakit. IDAI menekankan pentingnya nutrisi, khususnya protein hewani, untuk menjaga daya tahan tubuh.

Nutrisi harus diperbaiki, terutama protein hewani, supaya anak lebih fit menghadapi kondisi cuaca ekstrem seperti ini,” jelasnya. Ia juga mengingatkan bahwa anak-anak membutuhkan pengawasan ekstra, karena tubuh yang mudah lelah dapat membuat mereka tidak menyadari tanda-tanda awal gangguan kesehatan.

Peran orang tua menjadi kunci. Membatasi aktivitas luar ruangan, menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan pola makan sehat menjadi langkah sederhana namun penting. Dengan kombinasi cuaca ekstrem, potensi polusi udara, serta meningkatnya risiko penyakit menular, kewaspadaan sejak dini dinilai menjadi kunci untuk melindungi anak-anak dari dampak yang lebih serius.

Selama ini, Kementerian Kesehatan RI telah mengingatkan bahwa El Nino dapat memperburuk kualitas udara akibat minimnya hujan yang berfungsi menyapu polutan. Kondisi ini meningkatkan risiko gangguan pernapasan, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak.

Selain itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, juga menyoroti potensi peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) selama musim kemarau panjang. Lingkungan yang tidak bersih dan adanya genangan air dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

Secara keseluruhan, cuaca panas ekstrem menuntut perhatian ekstra. Kesehatan anak dapat terjaga dengan pengawasan yang ketat, asupan nutrisi yang cukup, dan lingkungan yang bersih. Dengan langkah sederhana ini, risiko kesehatan dapat ditekan, menjaga anak tetap sehat di tengah tantangan El Nino “Godzilla.”

El Nino "Godzilla"IDAIcuaca panas ekstremanakpolusi udaraDBDnutrisi protein hewani

Komentar

Memuat komentar...