Elon Musk Triliuner, Dukungan Pemerintah Jadi Kunci

Ayu W. · 3 min baca · 3 menit lalu · 2 dibaca
Bisik.id
Elon Musk Triliuner, Dukungan Pemerintah Jadi Kunci

Gambar atau konten salah?

Elon Musk kini menjadi triliuner setelah penawaran umum perdana (IPO) SpaceX. Ia mengakui banyak pihak berperan dalam pencapaian itu, mulai dari insinyur di perusahaan, investor Wall Street yang menyalurkan dana, hingga pembayar pajak Amerika Serikat. Namun, yang paling penting adalah dukungan pemerintah.

Ross Gerber, CEO Gerber Kawasaki dan salah satu investor awal Tesla, menyatakan, "Tidak akan ada (Tesla dan SpaceX) jika bukan karena pemerintah," ketika ia diambil alih oleh CNN. Pemerintah federal memberikan hibah lebih dari USD 500 juta kepada SpaceX pada tahun-tahun awal berdirinya. Jumlah tersebut hanyalah sebagian kecil dari apa yang diterima Tesla melalui hibah, pinjaman, kontrak, dan regulasi.

Kesuksesan SpaceX dan valuasi Tesla yang mencapai sekitar USD 1,5 triliun tidak sepenuhnya berkat pengeluaran federal, tetapi kedua perusahaan memang mengalami kesulitan sebagai startup sebelum menerima subsidi dari pajak.

SpaceX awalnya hanya memperoleh puluhan miliar dari berbagai kontrak dan program pemerintah. Namun, yang penting bukan nominal, melainkan kapan dana tersebut diterima. Keuntungan besar pertama SpaceX datang dari hibah USD 278 juta NASA pada tahun 2006, yang digunakan untuk mengembangkan roket Falcon dan kapsul Dragon. Pada saat itu, program Pesawat Ulang Alik telah berakhir, dan Amerika Serikat membutuhkan cara baru untuk mengirim astronot dan kargo ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Itu hanyalah tahap pertama dari total lebih dari USD 500 juta hibah yang akan diterima SpaceX. "Jumlahnya sekitar separuh dari modal yang berhasil mereka kumpulkan hingga saat itu," kata Casey Dreier dari The Planetary Society.

Hubungan dengan NASA tidak berhenti pada hibah. Musk pernah mengakui bahwa SpaceX hampir kehabisan uang pada akhir tahun 2008 ketika akhirnya mendapatkan kontrak krusial senilai USD 1,6 miliar. "Faktanya adalah kami takkan bisa memulai SpaceX, atau mencapai titik ini, tanpa bantuan NASA," ujar Musk tahun 2012 saat meluncurkan roket Falcon 9 ke ISS untuk pertama kalinya.

Di sisi lain, Tesla menerima pinjaman bunga rendah USD 465 juta dari Departemen Energi AS, beberapa bulan sebelum penawaran saham perdana. Dana tersebut memungkinkan pengembangan Model S, yang menjadi kesuksesan besar pertama perusahaan. Kredit pajak USD 7.500 per pembeli kendaraan listrik memberi Tesla keuntungan tambahan, memungkinkan penjualan EV buatan Amerika dengan harga lebih tinggi dibandingkan mekanisme pasar biasa.

Pembeli Tesla menerima kredit pajak federal USD 3,4 miliar sebelum dihentikan pada tahun 2019. Kredit tersebut kemungkinan membuat Tesla meraup pendapatan tambahan lebih dari USD 1 miliar untuk mobil yang terjual di Amerika. Kredit pajak ini sempat dipulihkan pada tahun 2023, namun pemerintahan Trump mengakhirinya pada September 2025.

Dukungan finansial paling signifikan bagi Tesla sebenarnya berasal dari program pemerintah untuk mengurangi emisi karbon. Perusahaan mobil diwajibkan memenuhi ambang batas emisi. Jika gagal, mereka harus membeli “kredit emisi” dari perusahaan yang berhasil mematuhinya. Satu-satunya perusahaan yang selalu berada di bawah batas emisi adalah Tesla. Akibatnya, hampir semua produsen mobil lain di AS menuangkan uang ke Tesla melalui regulasi tersebut. Penjualan kredit ini menyumbang hampir 25 % total pendapatan perusahaan pada tahun 2008 dan stabil di angka 10 % dari pendapatan lima tahun berikutnya.

Antara 2008 hingga 2019, penjualan kredit regulasi berhasil menghasilkan lebih dari USD 2 miliar bagi Tesla. Tanpa kucuran dana tersebut, Tesla mungkin sudah gulung tikar.

Kepercayaan Wall Street terhadap sosok Musk menjadi alasan utama kekayaannya meroket. Namun, kepercayaan itu hanya bisa terbangun karena pada masa lalu, ketika ia baru memulai bisnis dan sangat butuh bantuan finansial, pemerintah AS membantu. “Pada akhirnya, keberadaan perusahaan-perusahaan ini terbukti memberikan dampak positif bagi pemerintah, Amerika, dan masyarakat, jadi saya tidak menyesal pemerintah memberikan kucuran dana kepadanya,” pungkas Gerber.

Secara keseluruhan, SpaceX dan Tesla tidak hanya bergantung pada inovasi teknis dan strategi bisnis yang cerdik, tetapi juga pada dukungan finansial dan regulasi pemerintah. Hibah, pinjaman, kredit pajak, dan regulasi emisi menjadi fondasi yang memungkinkan kedua perusahaan tumbuh dari startup yang rentan menjadi raksasa industri. Tanpa kontribusi tersebut, nilai perusahaan dan pencapaian Elon Musk sebagai triliuner mungkin tidak akan terjadi. Peran pemerintah, baik melalui subsidi maupun kebijakan, terbukti menjadi faktor penting dalam mewujudkan visi ambisius kedua perusahaan tersebut.

Elon MuskSpaceXTeslapemerintahhibahkredit pajakregulasi emisi

Komentar

Memuat komentar...