Empat Anggota Keluarga Meninggal di Tempat Wisata Temanggung

Surya B. · 2 min baca · 6 hari lalu · 48 dibaca
Bisik.id
Empat Anggota Keluarga Meninggal di Tempat Wisata Temanggung

Gambar atau konten salah?

Empat anggota keluarga ditemukan tewas di sebuah tempat wisata di wilayah Kledung, Kabupaten Temanggung. Mereka adalah Ali Munawar (52 tahun), Maghfirah (43 tahun), Alvino Evan Hakim (16 tahun) dan Bagas Amar Hakiki (21 tahun). Semua berasal dari Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Korban dimakamkan di rumah orang tua Ali, yang terletak di Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, pada 28 Mei 2026 sore. Sepupu Maghfirah, Diana, mengingatkan bahwa sebelum berangkat ke Temanggung, keluarga Ali pernah berkurban dua ekor kambing di masjid di sekitar Banyubiru. “Kurban di sini dua kambing untuk bapak sama ibunya Mas Ali, Idul Adha, di masjid,” ujar Diana ketika ditemui di rumah duka.

Selain kebaikan di masjid, keluarga Ali juga dikenal suka membantu saudara dan tetangga. Diana menambahkan, “Iya dermawan sekali. Sama keluarga juga baik dan bantu. Seringnya memang nggak suka koar-koar,” ia mengingatkan. Banyak teman Bagas dan Alvino datang melayat, begitu pula pelanggan toko grosir milik Ali. “Temannya juga banyak ke sini. Banyak pelanggan toko ke sini,” kata Diana.

Keempat korban merupakan satu keluarga yang terdiri dari tiga laki‑laki dan satu perempuan. Pada 26 Mei 2026 sekitar pukul 22.00 WIB, mereka tiba di objek wisata dan memutuskan untuk berkemah di sana. Petugas yang bertugas di lokasi mengingatkan mereka pada 27 Mei 2026 sekitar pukul 11.45 WIB bahwa mereka harus segera check‑out karena akan dilakukan pembersihan tempat.

Ketika petugas kembali pada pukul 15.00 WIB, pintu tempat berkemah dibuka. Tidak ada respon dari korban. Setelah pintu dibuka, petugas melihat keempat tubuh sudah kaku di tempat kejadian. “Karena tidak ada jawaban dari korban, oleh sebab itu pada pukul 15.00 WIB, petugas kembali mendatangi, dan membuka pintu dari tempat kamping. Karena tidak ada jawaban tersebut, maka setelah dibuka pintu terlihatlah keempat korban sudah kaku di lokasi kejadian (meninggal),” jelas petugas.

Sat Reskrim Polres Temanggung melaporkan bahwa mereka telah melaksanakan olah TKP terkait temuan keempat korban. “Pada hari ini, kami dari Sat Reskrim Polres Temanggung telah melaksanakan olah TKP terkait dengan ditemukannya 4 orang meninggal dunia. Yang merupakan satu keluarga yang sedang melaksanakan wisata di salah satu tempat wisata di Kabupaten Temanggung,” kata Kasat Reskrim Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Deputra, kepada wartawan di RSUD Temanggung.

Komang menambahkan, “Semuanya ini merupakan satu keluarga keempat korban ini yang berdomisili di Desa Panjang, Ambarawa, Semarang,” sambung ia. Penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti kematian.

Kasus ini menambah kesedihan di kalangan masyarakat lokal, yang mengingatkan betapa pentingnya keselamatan saat berwisata. Masyarakat berharap penyelidikan dapat segera mengungkap apa yang terjadi pada malam itu, sehingga keluarga dan teman dapat menemukan kejelasan dan kedamaian.

TemanggungKledungkeluarga Alitoko grosirSat Reskrimpintu terbukakematian

Komentar

Memuat komentar...