Empat Kecamatan Cianjur Rusak Akibat Angin Kencang 20/3
Gambar atau konten salah?
20 Maret 2026 – Angin kencang menabrak Kabupaten Cianjur, menurunkan 16 rumah di empat kecamatan: Karangtengah, Sukaluyu, Cianjur, dan Bojongpicung. Beberapa rumah bahkan terkena pohon tumbang.
Pihak Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Iwan Karyadi, menjelaskan bahwa hujan deras bersamaan angin kencang memudaratkan hampir seluruh wilayah Cianjur pada pukul 17.00 WIB hari Jumat.
Menurut data yang diterima, 12 rumah di Kecamatan Cianjur mengalami kerusakan atap. Di Kecamatan Sukaluyu dan Karangtengah, empat rumah masing‑masing tertimpa pohon yang tumbang. Sementara di Kecamatan Bojongpicung, satu rumah kehilangan atapnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa. Warga yang rumahnya rusak telah diungsikan ke tempat yang lebih aman. BPBD sedang berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyalurkan bahan atap bagi korban yang rumahnya rusak parah, agar perbaikan dapat selesai sebelum Lebaran.
Ringkasan: Pada 20 Maret 2026, angin kencang di Cianjur menurunkan 16 rumah di empat kecamatan dengan kerusakan atap dan pohon tumbang. Tidak ada korban jiwa, dan bantuan material atap sedang dipersiapkan untuk mempersiapkan rumah kembali sebelum Lebaran.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Jadwal Sholat Bandung 04 Juni 2026: Subuh 04:35, Zuhur 11:51
Jawa Barat Raih Opini WTP ke-15 Berturut‑turut 2025
624 Pendaftar Sekolah Maung Tampil Meski Sosialisasi Singkat
Sukabumi Bentuk Pokja BSAN, Fokus Kurangi Kekerasan Sekolah
Berita Terbaru
Air Kelapa 15 Hari: Hidrasi, Pencernaan, Berat Badan
Praearcturus Gigas: Kalajengking Raksasa 1 Meter di Era Devon
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Raymond-Indra dan Nikolaus-Joaquin Kalah, Fokus Tampil
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Zamzam: Air Suci Terus Mengalir Meski Dipompa 24 Jam
