England 1-1 Uruguay: Kontroversi Penalti dan Kritik Tuchel
Gambar atau konten salah?
England memulai laga persahabatan melawan Uruguay di Wembley pada Sabtu, 28 Maret 2026, dini hari WIB. Ben White menambah keunggulan timnya dengan gol sundulan di menit ke‑80, membuat skor 1‑0.
Namun kemenangan itu cepat hilang ketika White menabrak Federico Vinas di pengujung laga. Wasit menilai kontak tersebut layak penalti, sehingga Federico Valverde mengeksekusi tendangan penalti dan menutup skor menjadi 1‑1.
Statistik pertandingan menunjukkan Inggris mendominasi bola dengan 63 % kepemilikan. Mereka mencetak sembilan kali tembakan, empat di antaranya mengarah ke gawang. Meskipun dominasi terlihat, hasil akhir tetap 1‑1.
Thomas Tuchel mengkritik keputusan wasit. “Saya rasa performa wasit sepanjang laga mengecewakan,” ujarnya, seperti dikutip ESPN. “Dan saya tidak paham kenapa tekel seperti itu ke Foden tidak dicek dulu. Saya rasa penalti di pengujung laga juga sangat, sangat tidak perlu dan ada debat soal pemain yang tidak dikeluarkan sekalipun sudah dapat dua kartu kuning. Oke, memang lagi hari apesnya saja,” sambungnya.
Selain itu, beberapa insiden kontroversial menambah ketegangan. Noni Maduek dan Phil Foden dipaksa keluar lebih cepat karena cedera. Araujo melakukan tekel keras pada Foden, namun wasit Sven Jablonski tidak memberi hukuman. Jablonski juga salah memberikan kartu kuning kepada Manuel Ugarte, bukan Jose Maria Gimenez.
Dengan semua peristiwa tersebut, Inggris harus menilai kembali taktik dan keputusan di lapangan, sementara Uruguay tetap membawa pulang satu poin dari pertandingan yang penuh kontroversi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
