Feng Shan Dessert Tutup Usai 28 Tahun, Pelanggan Terkejut
Gambar atau konten salah?
Feng Shan Dessert telah menjadi ikon dessert kaki lima di Singapura selama hampir tiga dekade. Didirikan pada 1998, gerai ini menutup pintunya pada 3 Mei 2023, setelah beroperasi selama 28 tahun. Penutupan ini menandai akhir dari sebuah warung yang dikenal dengan harga terjangkau dan rasa autentik.
Pengumuman resmi datang lewat sebuah foto yang diunggah ke grup Facebook Can Eat! SG pada 26 April 2023. Foto tersebut menampilkan catatan di kios dessert yang berlokasi di Pasar Bedok 85. Catatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada pelanggan atas dukungan sejak pembukaan pertama kali, namun tidak menyebutkan alasan spesifik penutupan.
Beberapa pihak berspekulasi bahwa penutupan disebabkan oleh kurangnya tenaga kerja. Pemilik gerai tidak dapat menemukan pengganti yang memadai, sehingga keputusan untuk menutup permanen diambil. Feng Shan Dessert tidak menyatakan alasan lain secara resmi.
Menu utama gerai ini meliputi Es Kachang, Burbur Cha Cha, dan grass jelly dengan atap seed, semuanya dijual seharga $2.30 atau sekitar Rp 31.409. Selain itu, gerai juga menawarkan dessert berbahan dasar durian, buah yang biasanya mahal, namun dijual hanya $3 atau Rp 40.968. Selama beroperasi, gerai ini mendapatkan rating 4.2 bintang dengan 18 ulasan di Google Review.
Ulasan pelanggan sering menyoroti kualitas dan harga. Salah satu pelanggan mengungkapkan, "Saya merasa sulit untuk tidak merekomendasikan warung ini," katanya. Netizen lain menambahkan, "Banyak menu yang ditawarkan di menu. Dessert-nya juga tidak terlalu manis dan sangat menyegarkan di cuaca panas! Harganya juga sedikit lebih murah dibandingkan gerai dessert lainnya." (aqr/adr)
Penutupan Feng Shan Dessert mencerminkan tantangan yang dihadapi warung warisan di era modern. Faktor operasional, ekonomi, dan regenerasi menjadi alasan utama. Meskipun memiliki pelanggan setia dan reputasi baik, gerai ini akhirnya terpaksa menutup karena ketidakmampuan menemukan pengganti dan kemungkinan masalah tenaga kerja. Keputusan ini menyoroti pentingnya perencanaan suksesi bagi bisnis kuliner tradisional yang ingin bertahan lebih lama.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
