FFI Ganti Nama Jadi AFI, Resmi di Bawah Naungan PSSI di Jakarta

Dewi M. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 93 dibaca
Bisik.id
FFI Ganti Nama Jadi AFI, Resmi di Bawah Naungan PSSI di Jakarta

Gambar atau konten salah?

Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengadakan kongres rutin di Jakarta pada hari Selasa, 12 Mei 2026. Dalam acara tersebut, FFI memutuskan untuk mengganti nama menjadi Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) agar sesuai dengan Statuta PSSI.

Perubahan nama ini menandai langkah penting bagi FFI, yang kini berada di bawah naungan PSSI. Selain itu, kongres juga membahas restrukturisasi organisasi. Penambahan personil di posisi Wakil Ketua Umum dan penunjukan sosok baru sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) menjadi bagian dari perubahan tersebut.

Salah satu keputusan strategis yang dibahas adalah revisi AD/ART futsal. Ketua Umum AFI, Michael Sianipar, menjelaskan alasan di balik perubahan ini.

“Kami memutuskan beberapa hal strategis. Yang pertama, adanya penyesuaian revisi AD/ART futsal. Karena apa? Karena kami mengacu kepada Statuta PSSI yang baru, yang baru disahkan tahun lalu 2025 (kemungkinan 2023),” kata Michael.

Ia menambahkan bahwa proses penyesuaian memerlukan waktu. “Sudah kita bahas, kita bersurat kepada PSSI, sudah ada keluar persetujuan dari PSSI juga, dan di forum kongres disetujui adanya AD/ART yang akan kita gunakan, yang baru, supaya selaras. Jadi saya bisa bilang ini penyelarasan organisasi antara futsal dengan PSSI,” ujarnya.

Michael menegaskan bahwa anggota futsal di tingkat provinsi dan klub sepakat bahwa futsal tidak dapat dipisahkan dari sepak bola. Ia menyoroti peran penting PSSI, pemerintah, dan kerja keras banyak pihak dalam kemajuan futsal Indonesia selama dua tahun terakhir.

AFI percaya bahwa prestasi dibangun melalui sinergi. “Semua hal itu yang menjadi pembahasan utama kongres. Dan dari para Exco di sini juga saya didampingi oleh, ada Sekjen yang baru untuk kita di futsal, yaitu Mas Budi Setiawan, dan juga untuk Waketum, selain Mas Atta juga kita bertambah jadi ada dua Waketum. Di samping kiri saya ada Mas Novel (Leonardo),” ucap Michael.

Ia menutup pidatonya dengan harapan bahwa langkah-langkah yang diambil di tingkat pusat akan diimplementasikan di daerah. “Jadi tentu ini perlu waktu ya, perlu waktu penyesuaian terkait dengan nama dan AD/ART, tapi saya pikir eh sikap kita sudah eh jelas dan juga eh langkah kita membangun sinergi memperkuat ekosistem futsal dengan sepakbola. Dan harapannya apa yang sudah terjadi di pusat nanti akan ditindaklanjuti di level daerah,” tuturnya.

Perubahan nama dan restrukturisasi ini menandai fase baru bagi futsal Indonesia, menegaskan hubungan erat dengan PSSI dan menyiapkan fondasi bagi pengembangan futsal di masa depan.

Federasi Futsal IndonesiaAsosiasi Futsal IndonesiaPSSIKongresAD/ARTRestrukturisasiSekretaris JenderalWakil Ketua Umum

Komentar

Memuat komentar...