Film Na Willa Viral, Kampung Krembangan Jadi Na Willa
Gambar atau konten salah?
Film Na Willa menjadi viral, dan kampung di Surabaya bernama Krembangan mulai diberi nama baru, Kampung Na Willa. Ini lebih dari sekadar penamaan; ini membawa pesan toleransi antarwarga. Film ini menceritakan persahabatan lintas agama, terinspirasi dari pengalaman nyata penulis Reda Gaudiamo, yang pernah tinggal di Gang Krembangan Bhakti Gang XI bersama teman masa kecilnya, termasuk Umi Ida yang menjadi inspirasi tokoh Farida.
Kepala RW 02 Krembangan Bhakti, Mochamad Ilham Ramadhani (27), awalnya tidak mengetahui bahwa kampung mereka menjadi inspirasi cerita. Namun ia mengakui bahwa kisah yang ditulis Reda mencerminkan kehidupan nyata masyarakat setempat. Ia berkata, "Kampung ini memang dari dulu menjunjung tinggi toleransi. Saling menghargai satu sama lain,".
Konsep Kampung Na Willa menonjolkan nilai sosial, selaras dengan program Kampung Pancasila pemerintah kota Surabaya. Ilham menegaskan, "Berbenahnya kampung kita menjadi Kampung Na Willa ini menyamakan sesuai programnya Pak Wali Kota, yaitu Kampung Pancasila yang menekankan nilai gotong royong, toleransi, dan kepedulian sosial,".
Anak-anak di kampung bermain bersama tanpa gadget, meniru kehangatan interaksi film. Program bank sampah menjadi contoh nyata nilai tersebut. Ilham menjelaskan, "Uangnya diputar lagi untuk bantu warga yang kurang mampu. Ada juga lansia yang tinggal sendiri, kita bantu dari situ,".
Warga juga rencanakan penghijauan agar lingkungan menjadi lebih asri, meski tidak sepenuhnya menyerupai visual film. Saat penulis berada di lokasi, ia melihat banyak anak seusia tokoh film bermain bersama, hanya bercengkerama dan bercerita setelah sekolah.
Ilham menyoroti perbedaan interaksi anak zaman dulu dan sekarang. Ia berkata, "Dulu anak-anak main bareng, ke rumah teman sampai nginep. Sekarang lebih banyak main sendiri karena teknologi,".
Ia berharap nilai kebersamaan seperti yang digambarkan dalam cerita dapat kembali hidup di masyarakat, tidak hanya di Krembangan, tapi juga di kampung lain di Surabaya.
Dengan mengangkat kisah nyata, Kampung Na Willa menunjukkan bagaimana karya fiksi dapat memicu perubahan sosial di komunitas nyata, menegaskan pentingnya toleransi, gotong royong, dan kebersamaan di era digital.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Surabaya Cerah Hari Ini, Suhu 26‑32°C, Waspada Panas
Jadwal Sholat Surabaya 5 Juni 2026: Mulai Imsak 04.05 WIB
BMKG Prediksi Cuaca Jawa Timur 5 Juni 2026: Variasi Tinggi
Jadwal Sholat Jumat 5 Juni 2026 Lengkap di Jawa Timur
Persela Lamongan Rekrut Statistik Sukses, Siap Liga 2 2026
Kota Batu: Musim Kemarau 2026 Tingkatkan Hasil Apel
Berita Terbaru
Cuaca Berawan di Bandung 05 Juni 2026, Suhu 17‑30°C
Zodiak Gemini 5 Juni 2026: Energi Cinta & Karier Seimbang
Zodiak Aries: Energi Positif di Tanggal 5 Juni 2026
Zodiak Cancer 5 Juni 2026: Peluang Cinta dan Karir
Zodiak Virgo 5 Juni 2026: Hari Perubahan Kecil, Penuhi Potensi
Zodiak Leo 5 Juni 2026: Energi, Hubungan, Karier & Kesehatan
Zodiak Libra 5 Juni 2026: Panduan Harian dan Keberuntungan
Zodiak Taurus 5 Juni 2026: Rasa Aman, Keingintahuan & Peluang Baru
Zodiak Scorpio 5 Juni 2026: Energi Unik Hari Ini, Panduan Harian
Zodiak Sagittarius 5 Juni 2026: Prediksi Harian dan Energi Positif
