Forum Halalbihalal Lirboyo Usulkan Muktamar 35 di Pesantren

Jaka M. · 2 min baca · 27 hari lalu · 41 dibaca
Bisik.id
Forum Halalbihalal Lirboyo Usulkan Muktamar 35 di Pesantren

Gambar atau konten salah?

Kediri – Pada hari Kamis, 07 Mei 2024, para Rois Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Timur mengadakan forum Halalbihalal di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Acara ini diadakan di Aula An‑Nawawy Ponpes Lirboyo dan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Hadir banyak kiai sepuh dan pengurus NU dari berbagai wilayah.

Di antara peserta, hadir KH. Muhammad Anwar Manshur, KH. Abdullah Kafabihi Mahrus, KH. An'im Falahuddin, KH. Athoillah Sholahuddin Anwar, Yahya Cholil Staquf, Amin Said Husni, KH. Muadz Thohir, dan KH. Muhibbul Aman. Selain itu, Rois Syuriyah PWNU Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Kalimantan Barat, serta seluruh Rois Syuriyah PCNU se-Jawa Timur turut hadir.

Juru bicara Pondok Pesantren Lirboyo, KH Oing Muid Shohib, menjelaskan bahwa forum ini menghasilkan lima poin rekomendasi yang akan segera dikirimkan kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Salah satu rekomendasi menekankan agar Muktamar NU ke-35 digelar di pesantren, khususnya di Ponpes Lirboyo, Kediri.

Berikut adalah kelima rekomendasi tersebut:

  • Forum memohon PBNU segera menggelar Munas, Konbes, dan Muktamar ke-35 secara bersih, transparan, dan bermartabat, dengan sepenuhnya berpedoman pada AD/ART serta menjunjung tinggi etika sebagai organisasi para ulama.
  • PBNU diminta menggelar rapat pleno sebelum pelaksanaan Munas dan Konbes berlangsung.
  • Forum mendesak agar setiap pengambilan keputusan dan kebijakan strategis menuju Muktamar melibatkan para sesepuh dari unsur Mustasyar PBNU. Langkah ini dianggap penting sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan ulama senior.
  • Forum menegaskan bahwa NU adalah pesantren besar, dan pesantren adalah NU kecil. Atas dasar itu, Muktamar ke-35 didorong untuk diselenggarakan di lingkungan pondok pesantren guna meneguhkan kembali ruh dan nilai dasar perjuangan jam'iyyah.
  • Forum secara khusus mengusulkan agar Muktamar ke-35 NU digelar di Pondok Pesantren Lirboyo. Pesantren yang berdiri di Kota Kediri ini dinilai memiliki rekam jejak panjang dalam pengembangan keilmuan, kaderisasi ulama, dan pengabdian kepada NU.

Para peserta berharap kelima rekomendasi ini mendapat perhatian serius dari semua pihak. Tujuannya menjaga marwah organisasi, memperkokoh persatuan jam'iyyah, serta memastikan seluruh proses menuju Muktamar ke-35 berjalan dengan penuh hikmah dan tanggung jawab.

Forum ini menegaskan kembali pentingnya peran pesantren dalam kehidupan NU. Dengan menempatkan Muktamar di lingkungan pesantren, diharapkan nilai-nilai dasar jam'iyyah dapat terjaga dan diperkuat. Rekomendasi ini juga menyoroti perlunya keterlibatan sesepuh dalam setiap keputusan strategis, sebagai bentuk penghormatan terhadap pengalaman dan kearifan para ulama senior.

Rois SyuriyahForum HalalbihalalPondok Pesantren LirboyoMuktamar NU ke-35PBNUNUPesantrenKearifan Ulama

Komentar

Memuat komentar...