FTSE Russell Pertahankan BEI sebagai Emerging Market Sekunder

Dwi H. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 91 dibaca
Bisik.id
FTSE Russell Pertahankan BEI sebagai Emerging Market Sekunder

Gambar atau konten salah?

FTSE Russell tetap menempatkan Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai Secondary Emerging Market pada klasifikasi pasar modal yang dipublikasikan pada 7 April 2026. Sebelumnya, BEI terancam turun ke kategori Frontier Market karena peringatan terkait transparansi dan integritas.

Perubahan ini muncul setelah BEI mengumumkan reformasi pasar modal yang mencakup peningkatan keterbukaan informasi pemegang saham, perluasan kategori klasifikasi investor, penetapan minimum free float, dan penguatan alat pengawasan. Semua langkah tersebut bertujuan memperkuat tata kelola dan kepercayaan pelaku pasar.

Menurut FTSE Russell, reformasi ini meningkatkan transparansi, integritas, dan tata kelola pasar modal secara keseluruhan. Mereka menegaskan bahwa BEI telah menerima laporan lengkap tentang perubahan tersebut.

FTSE Russell akan terus memantau perkembangan implementasi serta berinteraksi dengan pelaku pasar untuk memperoleh masukan,” tulis mereka pada 8 April 2026.

Selanjutnya, FTSE Russell akan mengonfirmasi perlakuan terhadap saham-saham Indonesia menjelang rebalancing indeks pada Juni 2026. Rebalancing akan mempertimbangkan kemajuan reformasi pasar modal dan masukan dari para pemangku kepentingan.

Pada tahap ini, status Indonesia sebagai pasar berkembang sekunder tetap tidak berubah. FTSE Russell tidak mempertimbangkan Indonesia untuk dimasukkan ke dalam Daftar Pantauan dan akan terus memantau kemajuan reformasi serta menjalin komunikasi dengan para pelaku pasar,” imbuhnya.

Dengan keputusan ini, BEI tetap berada di posisi yang stabil di mata investor global. Reformasi yang telah dilaksanakan menunjukkan komitmen Indonesia dalam meningkatkan kualitas pasar modal, sehingga menambah kepercayaan para investor asing dan domestik.

FTSE RussellBursa Efek Indonesiareformasi pasar modaltransparansiintegritasfree floatrebalancing indeks

Komentar

Memuat komentar...