Fullerton akuisisi AdMedika & TelkoMedika di Indonesia
Gambar atau konten salah?
Fullerton Health telah menutup proses akuisisi PT Administrasi Medika (AdMedika) dan anak perusahaannya, TelkoMedika, yang sebelumnya dimiliki oleh PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra), anak usaha PT Telkom Indonesia. Langkah ini menandai ekspansi strategis grup layanan kesehatan regional tersebut di pasar Indonesia.
Fullerton Health sudah lama dikenal sebagai penyedia layanan kesehatan terintegrasi di Asia. Grup ini mengelola hampir 600 fasilitas kesehatan milik sendiri, berkolaborasi dengan lebih dari 32.000 penyedia layanan kesehatan, dan melayani lebih dari 8 juta anggota di tujuh negara. Dengan akuisisi ini, Fullerton Health berharap dapat memperluas jangkauan layanan hulu hingga hilir di Indonesia.
AdMedika adalah salah satu administrator layanan kesehatan terbesar di Indonesia. Perusahaan ini menawarkan platform berbasis teknologi yang memfasilitasi klaim digital, integrasi jaringan fasilitas kesehatan, dan analitik data kesehatan. TelkoMedika, sebagai anak usaha AdMedika, juga berperan penting dalam penyediaan solusi telemedicine dan manajemen data klinis.
Transaksi ini tidak mengungkapkan nilai moneter, namun menunjukkan komitmen Fullerton Health terhadap pasar Indonesia. Ho Kuen Loon, Group Chief Executive Officer dan Executive Director Fullerton Health, menegaskan bahwa akuisisi ini mencerminkan investasi berkelanjutan perusahaan dalam membangun platform layanan kesehatan berskala dan terintegrasi.
“Akuisisi ini mencerminkan komitmen jangka panjang Fullerton Health terhadap Indonesia dan investasi berkelanjutan kami dalam membangun platform layanan kesehatan yang berskala dan terintegrasi,” ujar Ho Kuen Loon di Jakarta, Rabu (03 Juni 2026). Ia menambahkan bahwa sinergi antara kapabilitas administrasi AdMedika dan jaringan layanan Fullerton diharapkan meningkatkan efisiensi pengelolaan klaim serta koordinasi antar penyedia layanan.
Di sisi lain, Pramasaleh Haryo Utomo, President Director TelkomMetra, menyatakan bahwa transaksi ini menjadi momentum penting bagi pengembangan bisnis AdMedika ke depan. Ia berkata, “Di bawah kepemilikan Fullerton Health, kami meyakini AdMedika berada pada posisi yang kuat untuk meningkatkan kapabilitasnya, memperluas skala bisnis, dan memperoleh akses ke ekosistem layanan kesehatan regional yang lebih luas.”
Fullerton Health juga melihat peluang integrasi layanan kesehatan lintas negara. Saat ini, grup ini memiliki jaringan yang dapat mendukung layanan kesehatan lintas batas, termasuk akses ke fasilitas kesehatan dan rujukan spesialis di berbagai negara. Hal ini diharapkan memperkuat posisi Fullerton Health sebagai penyedia layanan kesehatan regional.
Meski bergabung ke dalam grup Fullerton Health, AdMedika dan TelkoMedika akan tetap beroperasi menggunakan merek serta struktur kepemimpinan yang ada. Perusahaan memastikan seluruh karyawan tetap bekerja seperti biasa dan akan memperoleh peluang pengembangan karier dalam jaringan Fullerton Health.
Dian Prambini, Chief Executive Officer AdMedika Group, menyebut akuisisi ini sebagai babak baru bagi perusahaan. Ia mengatakan, “Bersama Fullerton Health, kami dapat memperkuat platform layanan kesehatan terintegrasi, memperdalam kemitraan dengan penyedia layanan dan klien, serta terus memberikan layanan yang lebih berkualitas dan andal kepada pasien dan klien di seluruh Indonesia.”
Fullerton Health menegaskan bahwa seluruh data kesehatan dan klaim di Indonesia akan tetap dikelola secara lokal sesuai regulasi yang berlaku. Fokus utama adalah perlindungan data, keamanan siber, dan kepatuhan terhadap ketentuan pemerintah. Dengan demikian, integrasi ini tidak mengorbankan keamanan dan privasi data pasien.
Secara keseluruhan, akuisisi ini menandai langkah penting bagi Fullerton Health dalam memperkuat jaringan layanan kesehatan di Indonesia. Dengan menggabungkan kapabilitas teknologi AdMedika dan jaringan luas Fullerton, perusahaan berupaya meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas layanan bagi pasien serta klien korporasi di pasar Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis
