Galaxy S26 Ultra Jadi Alat Utama Content Creator di Hanoi

Kartika D. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 100 dibaca
Bisik.id
Galaxy S26 Ultra Jadi Alat Utama Content Creator di Hanoi

Gambar atau konten salah?

Perkembangan smartphone flagship dalam beberapa tahun terakhir telah mengubah cara banyak content creator memproduksi konten. Sebelumnya, produksi video biasanya memerlukan kamera mirrorless, lensa besar, dan alur kerja editing yang rumit. Kini, smartphone menjadi alat utama bagi banyak kreator.

Fenomena ini menjadi sorotan utama dalam sesi Galaxy S26 Series #You&AI Workshop yang digelar di Hanoi, Vietnam. Di sana, Andy Garcia, seorang travel content creator, mengungkapkan bahwa sebagian besar videonya kini direkam menggunakan Galaxy S Series, termasuk Galaxy S25 Ultra dan Galaxy S26 Ultra.

Menurut Andy, salah satu tantangan terbesar saat membuat konten traveling adalah membawa terlalu banyak peralatan. Mulai dari kamera, lensa, baterai tambahan, hingga tripod, semua menambah beban saat bepergian. Bahkan, ia pernah kehilangan alat karena gear yang dibawa terlalu mencolok dan menarik perhatian.

“Kadang yang diingat dari traveling bukan momennya, tapi capeknya bawa alat,” ujar Andy, menekankan betapa beratnya membawa semua perlengkapan.

Di sisi lain, perilaku audiens juga berperan penting. Pengguna media sosial kini lebih menyukai konten yang terasa raw, natural, dan autentik dibanding visual yang terlalu polished seperti produksi iklan profesional. Format short video seperti TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts membuat audience lebih fokus pada storytelling yang dekat dengan keseharian.

“Sekarang orang lebih suka konten yang terasa real dan sederhana,” tambah Andy.

Sebagai seseorang dengan latar belakang perfilman, Andy awalnya tidak langsung yakin bisa meninggalkan kamera mirrorless. Namun, perkembangan fitur kamera smartphone, terutama hadirnya Log Video di Galaxy S26 Ultra, mengubah pandangannya. Fitur ini memungkinkan rekaman video dengan dynamic range lebih luas, sehingga lebih fleksibel saat color grading, mirip workflow kamera profesional.

Samsung juga melengkapinya dengan Log Preview, empat preset LUT bawaan, dan Horizontal Log untuk video bergerak yang lebih stabil. Dari sisi foto, aperture f/1.4 di Galaxy S26 Ultra membuat hasil low light tampil lebih terang dengan noise lebih minim, bahkan saat shadow dinaikkan saat editing.

Tak hanya hardware, Galaxy AI turut memperkuat workflow editing lewat fitur Photo Assist, Generative Edit, hingga prompting AI untuk manipulasi visual sederhana. Creator kini bisa menambahkan elemen tertentu ke dalam foto hanya melalui instruksi teks tanpa perlu software tambahan.

Perubahan ini menandai pergeseran signifikan dalam industri konten, di mana smartphone kini mampu menyaingi kamera profesional dalam banyak aspek, memberi kreator lebih fleksibilitas dan efisiensi saat perjalanan maupun produksi sehari‑hari.

Smartphone FlagshipGalaxy S26 SeriesContent CreatorAI Camera FeaturesLog VideoShort Video PlatformsTravel GearPhoto Assist

Komentar

Memuat komentar...