Gatal Massal Belasan Siswa SDN Bira Tengah di Puskesmas
Gambar atau konten salah?
Sampang – Belasan siswa SDN Bira Tengah 1, Sokobanah, Sampang, dibawa ke puskesmas setempat setelah mengalami gatal‑gatal yang meluas.
Para siswa menjalani perawatan dengan tubuh dilumuri bedak putih di bagian yang terasa gatal. Kejadian berlangsung pada Rabu, 22 April 2026 siang dan terekam dalam video yang kemudian menjadi viral di media sosial.
Di video, terlihat beberapa siswa yang gatal‑gatal massal mengantre berobat di puskesmas. Mereka terus menggaruk bagian tubuh yang terasa gatal. Ecapok MBG getel kabbi (kena MBG gatal semua), wak nyosol‑nyosol deteng pole (menyusul nyusul datang lagi (siswa yang gatal)), kata warga dalam rekaman.
Video juga menampilkan sejumlah siswa laki‑laki bertelanjang dada dengan tubuh dilumuri bedak putih. Beberapa petugas terlihat melumuri wajah sejumlah siswa perempuan dengan bedak putih untuk meredakan gatal.
Benyak se nyosollagi , aruah eluar getel kabbi (Banyak yang nyusul itu di luar puskesmas itu gatal semua), kata pria dalam video sambil menunjuk antrean siswa di luar puskesmas.
Camat Sokobanah, Sapta Nuris Ramlan, membenarkan kejadian gatal‑gatal massal yang menimpa para siswa. Ia menyebut ada belasan siswa yang ditangani di Puskesmas Batulenger, Sokobanah. Waktu kami kroscek ke Puskesmas Batulenger usai dapat laporan itu kemarin (Rabu siang) ada sekitar 19 siswa yang di tangani, ujar Sapta.
Menurut Sapta, pihaknya masih menunggu hasil laboratorium puskesmas untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut. Meski demikian, para siswa tidak menjalani perawatan lama dan langsung diperbolehkan pulang setelah mendapat penanganan medis.
Kebetulan sekolahnya berada di dekat puskesmas sehingga anak‑anak yang gatal gatal segera dibawa ke puskesmas, dan pulang hari itu juga usai diobati, tandasnya.
Kejadian ini menunjukkan pentingnya penanganan cepat dan koordinasi antara sekolah dan fasilitas kesehatan setempat. Penyebab pasti masih menunggu hasil laboratorium, namun upaya medis yang cepat membantu siswa pulih dalam satu hari.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
