Gelombang Panas Makkah 43°C Menambah Beban Jemaah Haji

Fajar H. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 105 dibaca
Bisik.id
Gelombang Panas Makkah 43°C Menambah Beban Jemaah Haji

Gambar atau konten salah?

Cuaca di Makkah pada 01 Mei 2026 menjadi sangat panas, dengan suhu mencapai 43 derajat Celsius. Gelombang panas ini menambah beban bagi jemaah haji yang sedang menyiapkan diri untuk ibadah di kota suci.

Menurut petugas haji, suhu paling tinggi biasanya terjadi antara pukul 10.00 hingga menjelang siang. Pada periode tersebut, tubuh jemaah rentan mengalami kelelahan, dehidrasi, dan bahkan heatstroke. Data dari MUI menunjukkan bahwa kejadian kelelahan sering muncul saat suhu menyentuh titik puncak.

Di awal pekan lalu, suhu di Makkah tercatat di atas 36 derajat Celsius dan sempat mencapai 42 derajat Celsius pada siang hari. Prediksi cuaca menunjukkan bahwa kondisi panas ekstrem akan tetap berlangsung sepanjang musim haji 2026.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengimbau jemaah untuk tidak memaksakan diri. Berikut beberapa saran yang diberikan:

  • Jadwalkan ibadah di Masjidil Haram pada subuh, pagi, atau malam ketika suhu lebih rendah.
  • Kurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan, terutama antara pukul 11.00 dan 16.00.
  • Jemaah lanjut usia atau yang memiliki penyakit komorbid disarankan membatasi aktivitas di luar hotel.
  • Minum air putih secara teratur, meski belum terasa haus.
  • Gunakan payung, kacamata hitam, masker, dan pelembap kulit untuk melindungi diri dari sinar matahari.
  • Periksa prakiraan cuaca melalui aplikasi cuaca untuk mengetahui suhu dan indeks UV harian.

Petugas medis telah ditempatkan di berbagai titik di Makkah. Mereka siap membantu jemaah yang mengalami pusing, mual, lemas, atau gejala dehidrasi dan heatstroke. Jika kondisi tubuh tidak fit, segera laporkan ke petugas haji terdekat.

Dengan suhu yang sering melampaui 40 derajat Celsius, jemaah diingatkan untuk menjaga kesehatan dan tidak memaksakan aktivitas fisik berlebihan. Semua upaya ini bertujuan agar rangkaian ibadah haji 2026 berjalan lancar dan jemaah dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta meraih predikat haji mabrur.

Situasi panas ini menyoroti pentingnya persiapan fisik dan perlindungan diri bagi jemaah. Kesiapan medis dan penyesuaian jadwal ibadah menjadi kunci untuk menghadapi tantangan cuaca ekstrem di Makkah.

Cuaca Panas MakkahHaji 2026DehidrasiHeatstrokePerlindungan DiriJadwal IbadahKesehatan Jemaah

Komentar

Memuat komentar...