Gempa 4,6 di Sukabumi: Warga Palabuhanratu Merasa Getaran
Gambar atau konten salah?
Gempa bumi Magnitudo 4,6 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu, 17 Mei 2026 malam. Getaran yang berpusat di laut ini terasa cukup kuat oleh warga pesisir, termasuk di Palabuhanratu.
Menurut data BMKG, gempa terjadi pada pukul 22.15 WIB. Episentrum terletak pada koordinat 7.53 LS dan 106.69 BT, tepat di laut, 62 kilometer tenggara Kabupaten Sukabumi, dengan kedalaman 25 kilometer.
Guncangan tersebut membuat banyak warga terkejut. Beni, salah satu warga Kampung Jamban, Kelurahan Palabuhanratu, mengaku merasakan getaran yang cukup kuat selama beberapa detik saat bersantai di rumah. “Iya, kerasa banget lumayan kuat. Tadi pas lagi duduk, tiba-tiba tiang dan lampu di dalam rumah kelihatan bergoyang. Terus ada bunyi kaca jendela juga ikut bergetar,” ungkap Beni.
Sejauh ini belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa ini. BMKG menambahkan bahwa informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data. Warga diimbau tetap tenang dan menghindari bangunan yang retak atau rusak.
Gempa ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan warga di daerah rawan gempa. Meski tidak menimbulkan kerusakan besar, kejadian ini mengingatkan semua pihak akan potensi risiko seismik di wilayah pesisir Jawa Barat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
