Gempa 7,7 Mindanao: Tsunami Terdeteksi di 7 Wilayah
Gambar atau konten salah?
Gempa dahsyat magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah selatan Mindanao, Filipina, menimbulkan tsunami di beberapa wilayah Indonesia. Kejadian ini dilaporkan pada 08 Juni 2026.
Sejauh ini, tsunami telah melanda tujuh wilayah di Indonesia. Awalnya, BMKG mencatat tsunami di tiga daerah: Kedi (Maluku Utara), Ulu Sia (Sulawesi Utara), dan Melonguane (Sulawesi Utara). Ketinggian gelombang di masing‑masing daerah adalah 0,09 m, 0,18 m, dan 0,19 m.
"Telah terdeteksi di Kedi Maluku Utara (07:20WIB) 0,09 m, Ulu Siau (07:27WIB) 0,18 m, Melonguane (07:27WIB) 0,19 m #BMKG," tulis BMKG.
Berita terbaru menunjukkan adanya tsunami di empat wilayah tambahan: Tahuna (Sulawesi Utara), Paleleh (Sulawesi Tengah), Tanjung Sidupa (Sulawesi Utara), dan Talengan (Sulawesi Utara). Ketinggian gelombang di masing‑masing daerah mencapai 0,30 m, 0,45 m, 0,32 m, dan 0,75 m.
"Tsunami akibat Gmp Mag:7,7 SR, terdeteksi di Tahuna (06:58WIB) 0,30 m, Paleleh (07:34WIB) 0,45 m, Tanjung Sidupa (07:39WIB) 0,32 m, Talengan (08:20WIB) 0,75 m BMKG," kata BMKG.
Perkiraan tinggi tsunami di wilayah Indonesia menunjukkan variasi kecil namun cukup signifikan. Masyarakat di daerah pesisir diharapkan tetap waspada dan mengikuti petunjuk resmi. Situasi masih terus dipantau oleh BMKG, dan data tambahan akan segera disampaikan jika ada perubahan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
