Gempa M7,6 Bitung: 186 Gempa Susulan Terdeteksi Pagi
Gambar atau konten salah?
M 7,6 gempa bumi mengguncang Bitung, Sulawesi Utara, pada pagi hari. Gempa ini diikuti oleh serangkaian gempa susulan yang terus berlangsung.
BMKG mencatat 186 kali gempa susulan di wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Pada Update 2 April 2026 17.00 WIB (18.00 Wita), BMKG menuliskan: “Update 2 April 17.00 WIB (18.00 Wita), jumlah gempa bumi susulan 186,” dan menambahkan: “Jumlah gempa bumi susulan dirasakan 5,”.
Berikut rincian gempa susulan per 3 jam di Laut Maluku:
- 05.48 – 08.48 WIB: 35 kali gempa susulan
- 08.48 – 11.48 WIB: 54 kali gempa susulan
- 11.48 – 14.48 WIB: 68 kali gempa susulan
- 14.48 – 17.48 WIB: 29 kali gempa susulan
BNPB meminta penetapan status tanggap darurat bencana setelah gempa bumi berkekuatan M 7,6. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengajak seluruh kabupaten dan kota yang terdampak, Sulawesi Utara maupun Maluku Utara, untuk menetapkan status kedaruratan. Ia menyatakan: “Mohon seluruh kabupaten kota yang terdampak ini bisa menetapkan status kedaruratan,” dan menambahkan bahwa pemerintah provinsi dapat mengesahkan status tersebut jika setidaknya dua kabupaten atau kota telah mengaktifkannya.
Letjen Suharyanto menegaskan bahwa status tanggap darurat tidak berkaitan dengan kemampuan pemimpin daerah. Ia berkata: “Status tanggap darurat tidak ada kaitannya dengan kemampuan seorang pemimpin daerah dalam menangani bencana. Kita sepakat kita tahu bahwa bencana itu sesuatu yang kejadian luar biasa, siapapun pejabat, sehebat apapun pemimpin, tentu saja tidak akan mengatasi secara sendirian,” dan menekankan perlunya percepatan penanganan bencana.
Peristiwa ini menyoroti pentingnya koordinasi respons darurat dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi gempa susulan berulang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gempa 4,8 M di Manokwari, Papua Barat, Dirasakan MMI II‑III
Mortir Perang Dunia II Ditemukan di Jayapura, Papua, Risiko
Kementerian Agama Tetapkan 16 Juni 2026 sebagai Puasa 1 Muharram
Bom Incendiary Ditemukan dan Dimusnahkan di Sungai Ariyau, Jayapura
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Berita Terbaru
Persaingan Tinggi pada UTBK Plus Unair 2026 Untuk Mahasiswa
Influencer Jakarta Viral Cosplay Disabilitas, Kontroversial
Prabowo Tekankan Standar 8 Potong Ayam MBG, Kumink Jelaskan
Gamelan Bali dan Tarian Tampil di Pagi SF Indo Cita
Wuling Eksion: SUV Plug‑In Hybrid dengan Empat Mode Energi
Indonesia vs Timor Leste: Duel AFF U-19 2026 Live Streaming
Fadia/Tiwi Raih Kemenangan di Perempatfinal Indonesia Open
Debat Tutup Program Studi: Wisnu vs Menteri Yuliarto
