Gempa Mindanao 7,7 M: Gelombang Tsunami 75 cm di Sangihe

Iwan D. · 1 min baca · 1 jam lalu · 31 dibaca
Bisik.id
Gempa Mindanao 7,7 M: Gelombang Tsunami 75 cm di Sangihe

Gambar atau konten salah?

Gempa bumi di Mindanao, Filipina, dengan M 7,7 menimbulkan gelombang laut yang merambat hingga ke pesisir Indonesia. Setelah kejadian tersebut, situasi di wilayah pesisir menjadi lebih serius. BMKG memantau pergerakan air laut secara terus‑menerus.

Pada pukul 08.20 WIB, BMKG mencatat gelombang tsunami di Talengan, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, mencapai ketinggian 0,75 meter atau 75 sentimeter. Ini merupakan rekor tertinggi yang terpantau sejak kejadian awal.

Kenaikan ini jauh lebih tinggi dibandingkan data sebelumnya, di mana gelombang pertama di Talaud dan Halmahera Barat masih di bawah 20 sentimeter.

Selain Talengan, alat pengukur pasang surut BMKG juga mendeteksi gelombang tsunami di beberapa titik pesisir lain.

  • Tahuna (Kepulauan Sangihe, Sulut): deteksi pukul 06.58 WIB, ketinggian 0,30 meter (30 cm).
  • Paleleh (Buol, Sulawesi Tengah): deteksi pukul 07.34 WIB, ketinggian 0,45 meter (45 cm).
  • Tanjung Sidupa (Bolaang Mongondow Utara, Sulut): deteksi pukul 07.39 WIB, ketinggian 0,32 meter (32 cm).

Peningkatan ketinggian gelombang ini menegaskan pentingnya sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan masyarakat pesisir. Situasi ini juga mengingatkan bahwa gempa di wilayah sekitarnya dapat memicu tsunami di Indonesia.

Gempa bumi MindanaoTsunamiBMKGTalenganSangihePeringatan diniKepulauan Sangihe

Komentar

Memuat komentar...