GIAA Fokus Penguatan Manajemen Baru di RUPST 13 Mei
Gambar atau konten salah?
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mengumumkan perubahan pengurus pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diadakan pada 13 Mei 2023. Keputusan tersebut mencakup penunjukan dan pemberhentian direksi.
Menurut keputusan pemegang saham, Frans Dicky Tamara resmi menjadi Direktur Human Capital & Corporate Service. Sebelumnya ia menjabat sebagai Komisaris Garuda Indonesia berdasarkan RUPST 15 Oktober 2025. Perseroan juga menambahkan Sugito Anjasmoro sebagai Komisaris baru. Eksitarino Irianto diberhentikan dari jabatan Direktur Human Capital & Corporate Service.
Direktur Utama GIAA, Glenny Kairupan, menyatakan fokus utama perusahaan saat ini diarahkan pada penguatan fundamental bisnis dengan meningkatkan operational excellence, cost discipline, penguatan service reliability, optimalisasi jaringan penerbangan, transformasi layanan dan digitalisasi operasional.
Di sisi armada, GIAA mengoperasikan 102 armada yang dapat dioperasikan hingga akhir Kuartal I 2026. Pada periode tersebut, Garuda Indonesia mengangkut 2,47 juta penumpang, sementara Citilink mengangkut 2,94 juta penumpang. Langkah ini diharapkan memperkuat daya saing dan kontribusi bagi bangsa.
"Transformasi yang dijalankan saat ini merupakan proses rebuilding fundamentals yang dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan Garuda Indonesia Group dapat tumbuh dengan fondasi bisnis yang lebih sehat, agile, dan sustainable dalam jangka panjang. Dengan susunan Manajemen baru ini diharapkan akan mendukung langkah akselerasi Perseroan untuk menuju fase turnaround yang semakin solid, serta menjadikan Garuda Indonesia sebagai national flag carrier yang berdaya saing dan membawa kontribusi terbaiknya bagi bangsa dan negara," ujar Glenny dalam keterangan tertulisnya pada 14 Mei 2026.
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Fadjar Prasetyo
- Komisaris Independen: Mawardi Yahya
- Komisaris: Chairal Tanjung
- Komisaris: Sugito Anjasmoro
Direksi
- Direktur Utama: Glenny Kairupan
- Wakil Direktur Utama: Thomas Sugiarto Oentoro
- Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Balagopal Kunduvara
- Direktur Operasi: Dani Haikal Iriawan
- Direktur Teknik: Mukhtaris
- Direktur Niaga: Reza Aulia Hakim
- Direktur Human Capital & Corporate Service: Frans Dicky Tamara
- Direktur Transformasi: Neil Raymond Mills
Perubahan pengurus ini menandai upaya GIAA untuk memperkuat struktur manajemen dan menekankan peningkatan efisiensi operasional. Dengan fokus pada penguatan fundamental dan transformasi digital, perusahaan berusaha mencapai fase turnaround yang lebih solid dan memposisikan Garuda Indonesia sebagai flag carrier nasional yang kompetitif.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BEI: Standalone Market Bukan Kategori Terendah MSCI
IHSG Anjlok 10,76%, Rupiah Tembus 18.000 Usai MSCI Umumkan Downgrade
BEI Kaget MSCI Umumkan Potensi Status Baru Lebih Cepat dari Jadwal
IHSG Melemah, Investor Asing Jual Rp 2,92 Triliun
Menkeu: Riset Jerman Buktikan MSCI Tak Selalu Benar
Airlangga Kaget MSCI Umumkan Lebih Cepat soal Status Pasar Modal RI
