Gianyar 10 Termaju: Fokus Jalan dan Air Bersih Pemerintah

Nurul H. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 76 dibaca
Bisik.id
Gianyar 10 Termaju: Fokus Jalan dan Air Bersih Pemerintah

Gambar atau konten salah?

Gianyar masuk dalam 10 kabupaten termaju di Indonesia menurut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 3,95. Nilai tersebut masih rendah, sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar menempatkan perbaikan jalan sebagai prioritas utama.

“Ya, kami genjot di infrastruktur jalan. Karena dampaknya ke akses mobilitas masyarakat di Gianyar,” kata I Ketut Sedana, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Gianyar, saat ditemui di kantornya pada 14 April 2026.

Menurut Sedana, semua aspek pembangunan di Gianyar dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri dan selanjutnya diteruskan ke Badan Pusat Statistik. Data tersebut kemudian diolah oleh BRIN dan disajikan dalam 12 pilar pembangunan. Pilar ke‑dua, yaitu infrastruktur, menjadi fokus utama Pemkab.

Data BRIN menunjukkan nilai IDSD Gianyar pada pilar infrastruktur sebesar 3,71 di skala 0 hingga 5. “Pilar infrastruktur kami kecil, nilainya 3 koma. Yang lain, sudah empat koma semua,” ujarnya.

Upaya pembangunan di semua aspek sudah dilaporkan sejak 2025 dan nilai IDSD yang diterbitkan pada 2026. Sejak setahun lalu, banyak laporan masyarakat ke kepala daerah, beberapa di antaranya viral di media sosial, tentang lubang atau kerusakan di ruas jalan. Beberapa ruas yang dilaporkan berada di Kecamatan Ubud dan Kecamatan Payangan.

Kini, jalan tersebut sudah ditangani. Penambalan lubang dan retakan di ruas lain menjadi agenda rutin Dinas PUPR Gianyar. “Pak Bupati Gianyar I Made Mahayastra bilang, 2027 jangan ada lagi jalan berlubang,” katanya.

Pilar infrastruktur tidak hanya mencakup kondisi jalan. Ketersediaan air bersih untuk konsumsi juga menjadi perhatian. Sedana menjelaskan bahwa pasokan air bersih dari PDAM belum mencakup seluruh wilayah Gianyar. Beberapa desa masih mengelola sumber air sendiri karena belum terjangkau pasokan PDAM.

“Ada juga program air bersih yang diinisiasi Dinas PUPR Gianyar (ke desa yang tidak terjangkau PDAM),” tambahnya.

Selain itu, Pemkab juga mengembangkan transportasi sekolah. Sebelumnya, siswa SMP menggunakan sistem penataan jalur pulang dan berangkat secara manual. Kini, setiap kendaraan sekolah dilengkapi dengan sistem global positioning system (GPS).

“Sekarang sudah ada penambahan pagu anggaran untuk perbaikan. Jadi, harapannya, yang dilaporkan 2026 diterbitkan 2027, nilai IDSD bisa empat koma,” kata Sedana.

Dengan berbagai upaya ini, Gianyar berusaha meningkatkan kualitas infrastruktur dan layanan publik. Fokus pada jalan, air bersih, dan transportasi sekolah menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memperbaiki akses dan kenyamanan masyarakat. Hasilnya, diharapkan nilai IDSD akan naik ke empat koma pada tahun berikutnya.

GianyarBRINIDSDinfrastruktur jalanair bersihtransportasi sekolahPUPRPDAM

Komentar

Memuat komentar...