Gilimanuk Lalu Lintas Normal, Sampah Menumpuk di Jalan Denpasar

Rizki W. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 86 dibaca
Bisik.id
Gilimanuk Lalu Lintas Normal, Sampah Menumpuk di Jalan Denpasar

Gambar atau konten salah?

Gilimanuk di Bali kembali merasakan arus kendaraan yang lebih lancar pada hari Kamis, 28 Mei 2026. Setelah sempat padat dengan antrean panjang menjelang Idul Adha, pelabuhan kini terasa lebih sepi. Namun, di sisi lain, sampah menumpuk di sepanjang jalanan.

Pengamatan arus masuk dan keluar Bali menunjukkan bahwa kendaraan kini sudah beroperasi normal. Antrean panjang yang dulu didominasi truk, bus, dan mobil pribadi sudah tidak lagi terlihat. Situasi yang sempat memadati pelabuhan dan sekitarnya kini telah mereda sejak pagi hari.

Lettu Laut (P) Yuli Prasetyo, Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk, mengungkapkan bahwa “saat ini situasi di dalam wilayah pelabuhan maupun luar pelabuhan sudah lenggang. Kondisi ini atau kepadatan sudah terurai tadi pagi.”

Selama seminggu penuh, kepadatan parah terjadi akibat lonjakan volume kendaraan warga yang hendak keluar Pulau Bali menuju Pulau Jawa. Antrean kendaraan bahkan meluap dari area parkir dalam pelabuhan hingga ke Jalan Nasional Denpasar‑Gilimanuk.

Untuk mengurai kemacetan, petugas menerapkan rekayasa lalu lintas melalui gang‑gang permukiman. Langkah ini berhasil menekan kepadatan di jalur utama, kata Yuli.

Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, Lurah Gilimanuk, menegaskan bahwa kondisi lapangan saat ini sudah jauh lebih kondusif. “Gang kini sudah tidak ada antrean kendaraan lagi. Sudah mulai normal,” ujarnya.

Meski aktivitas penyeberangan di pelabuhan sudah kembali normal, masalah baru muncul. Sampah berserakan dan menumpuk di sepanjang jalanan Gilimanuk. Beberapa fasilitas umum rusak karena kendaraan besar masuk ke permukiman. Sampah terlihat di sepanjang jalan dari jembatan timbang Cekik hingga arah pelabuhan, termasuk di gang‑gang perkampungan satu sampai tiga. Kabel internet yang putus juga menyebabkan genteng di atas bangunan kantor koperasi wirausaha rusak, jelas Tony.

Kelurahan berencana melaksanakan aksi bersih‑bersih massal pada hari Jumat, 29 Mei 2026. “Besok kami berencana melaksanakan pembersihan bersama perangkat kelurahan serta bekerja sama dengan pihak ASDP,” pungkas Tony.

Perbaikan kondisi lalu lintas di Gilimanuk menunjukkan upaya berkelanjutan untuk mengatasi kepadatan, namun tantangan kebersihan dan infrastruktur tetap menjadi fokus selanjutnya.

Gilimanukkendaraankepadatansampahpelabuhanlalu lintasinfrastruktur

Komentar

Memuat komentar...