Giri Prasta Janji Tanggung Biaya Ormas Bali, Viral
Gambar atau konten salah?
Giri Prasta, Wakil Gubernur Bali, mengisi acara Ormas Baladika di wilayah Sading, Mengwi, Badung. Pada Rabu, 6 Mei 2026, ia menyampaikan pidato yang berfokus pada dukungan operasional bagi dua ormas besar di Bali jika ia terpilih menjadi Gubernur Bali.
Video singkat berdurasi dua menit dua detik ini cepat menyebar di media sosial. Dalam potongan video, Giri Prasta menegaskan kesiapan menanggung biaya operasional bagi DPC Laskar Bali dan Baladika selama masa jabatan. Ia mengatakan, “Tiang bani ngomong mangkin niki nggih (saya berani ngomong mungkin ini ya), sire uning (siapa tau) nanti menjadi Bali 1 (Gubernur Bali). Kalau saya mendapatkan peluang, dan tiang niki (saya ini) terlibat, rasida dados (bisa jadi) Bali 1. Semua DPC, Laskar Bali, Baladika, operasional, saya Giri Prasta yang akan menanggung selama saya itu menjabat sebagai Gubernur Bali.”
Reaksi peserta acara langsung memuncak. Suara sorakan dan tepuk tangan mengisi ruang. Setelah menyampaikan janji, Giri Prasta bertanya kepada hadirin, “Cocok atau tidak? Lanjut atau tidak?” Peserta merespons dengan serempak, “cocok” dan “lanjut”. Ia menutup pidato dengan, “Tepuk tangan kita semua.”
Di dalam video, ia menegaskan bahwa pernyataannya tidak bermaksud menonjolkan preman atau kelompok tertentu. Ia menegaskan, “Dan ini harus saya lakukan. Bukan kita berbicara tentang Badung ini, Bali ini, Kabupaten/Kota dipimpin oleh preman, tidak. Bukan masalah itu.”
Selanjutnya, Giri Prasta mengingatkan perjalanan karier politiknya. Ia pernah menjabat sebagai anggota DPRD selama tiga periode, Ketua DPRD dua periode, Bupati Badung dua periode, dan kini menjadi Wakil Gubernur Bali. Ia menegaskan, “Satu periode ini menjadi wakil Gubernur. Sama sekali saya tidak pernah kena masalah hukum. Itu artinya apa? Kita tunjukkan kepada khalayak umum, bahwa boleh dilihat casingnya, tetapi di dalamnya betul-betul original.”
Di sisi lain, Kepala Kesbangpol Bali, Gede Suralaga, menegaskan tidak ada alokasi dana hibah pemerintah daerah untuk seluruh ormas di Bali. Ia mengatakan, “Tidak ada anggaran (untuk ormas).”
Video ini menjadi viral sejak Rabu, 6 Mei 2026. Ia menyoroti kesiapan finansial dan komitmen politiknya, sekaligus menegaskan tidak ada hubungan dengan kelompok preman. Sementara itu, pernyataan Gede Suralaga menegaskan keterbatasan dana pemerintah daerah untuk ormas, menambah konteks mengenai sumber dana yang tersedia bagi organisasi masyarakat di Bali.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ramalan Zodiak Jumat 5 Juni 2026: Peruntungan Setiap Tanda
Cuaca Bali 5 Juni 2026: Cerah Berawan, Suhu 19-33°C
SIM Keliling Badung Tabanan 05 Juni 2026: Perpanjangan SIM
5 Juni 2026: Hari Baik untuk Kegiatan Adat dan Ritual Bali
Jadwal Salat Denpasar 05 Juni 2026: Subuh, Zuhur, Asar
Pilot Digitalisasi Bantuan Sosial Gianyar Pakai Parlinsos
Berita Terbaru
Video Viral Influencer Meniru Disabilitas, Maaf Terbit
Kopi Diet Tanpa Gula: 5 Racikan Menurunkan Berat Badan
Lampung Berikan Keringanan Pajak Kendaraan 2026, Diskon 50%
Gakpo Ingin Pergi, Liverpool Siapkan Andoni Iraola 2026
Sekolah Internasional Tanpa Izin, Risiko Catatan Siswa Korea
SPBU Harus Campur Bioetanol 5% pada 1 Juli 2026 Bersama B50
Kirab Pusaka 1 Suro 16 Juni 2026 di Keraton Solo
