Gubernur Bali: TPST Denpasar Tidak Overload, Sampah Dipindah

Dani L. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 43 dibaca
Bisik.id
Gubernur Bali: TPST Denpasar Tidak Overload, Sampah Dipindah

Gambar atau konten salah?

Gubernur Bali Wayan Koster menolak kabar bahwa Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Denpasar sedang kelebihan kapasitas atau overload sampah organik. Ia menegaskan bahwa hasil pencacahan sampah organik sudah ditempatkan dan segera diangkut ke Klungkung.

“Ya ndak (overload). Sudah ada tempatnya, sudah disiapkan tempat. Sudah dilakukan oleh Kota Denpasar,” ujar Koster saat ditemui di Kantor Gubernur Bali, Senin, 13 April 2026.

Ia tidak menjelaskan kapan pencacahan tersebut dikirim ke Klungkung. Koster menyatakan bahwa hal itu menjadi kewenangan Pemerintah Kota Denpasar. “Yang tahu Pak Wali Kota,” singkatnya.

Forum Swakelola Sampah Bali (SSB) sebelumnya mengaku tiga TPST di Denpasar, yaitu TPST Kertalangu, Padangsambian, dan Tahura, sudah mengalami overload sampah organik. Ketua Forum SSB, I Wayan Suarta, mengatakan, “Kemarin saya telepon wali kota dan kepala UPT itu. Mereka sudah bilang habis akal tidak bisa berpikir lagi, pusing karena mereka sudah overload. Sisa hasil cacahan di sana itu kan organik harus dicacah dan hasil cacahan mereka tidak bisa keluar dari gudang, mau dibuang ke mana?”

Situasi ini menimbulkan pertanyaan tentang kapasitas pengolahan sampah di Denpasar dan pengiriman ke Klungkung. Koster menegaskan bahwa proses pengelolaan sudah berjalan, namun detail waktunya masih berada di tangan pemerintah kota. Dengan demikian, perdebatan mengenai overload TPST tetap menjadi isu yang perlu dipantau lebih lanjut.

Gubernur BaliTPST Denpasarsampah organikKlungkungForum Swakelola Sampah Balioverloadpengelolaan sampahKoster

Komentar

Memuat komentar...