Gubernur Dedi Kunjungi SMAN 11 Tasikmalaya, Arahan Pembebasan Lahan
Gambar atau konten salah?
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tiba di sekolah rintisan SMAN 11 Tasikmalaya pada Senin, 04 Mei 2026. Tempat kunjungan berada di Jalan Lingkar Mangkubumi-Indihiang, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya.
Kunjungan ini berlangsung di sela acara Napak Tilas Padjadjaran, bagian dari Karnaval Binokasih di Kabupaten Tasikmalaya. Dedi didampingi Purwanto, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, serta rombongan yang meninjau fasilitas sekolah yang baru selesai dibangun.
Gubernur, yang akrab disapa KDM, menyoroti satu masalah utama: belum adanya akses jalan ke sekolah. Saat ini, warga harus melewati area pertambangan galian C. Untuk memperbaiki situasi, Dedi memerintahkan Purwanto melakukan pembebasan lahan seluas 4.900 meter persegi. Lahan tersebut memiliki panjang sekitar 350 meter dan lebar kurang lebih 14 meter, setara hampir setengah hektar.
“Jadi hampir setengah hektare. Ya sudah dibeli saja, harganya di appraisal karena yang belinya pemerintah. Bikin jalan dari depan ke sini yang bagus,” kata Dedi.
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi, mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ia menilai kehadiran KDM membawa solusi atas persoalan akses jalan di sekolah tersebut.
“Atensi Pak Gubernur luar biasa, beliau turun langsung dan memberikan solusi untuk akses jalan SMAN 11 Tasikmalaya. Pemerintah provinsi akan menindaklanjuti, termasuk rencana pembangunan setelah proses administrasi terpenuhi,” ujar Viman. Ia menambahkan, “Insyaallah sudah tidak ada masalah. Tetapi meskipun solusinya sudah ada, tetap harus menunggu waktu karena proses administrasi tetap harus ditempuh,” ujarnya.
Kepala Sekolah SMAN 11 Tasikmalaya, Dian Widiyastuti, juga mengungkapkan rasa syukur. Ia bersyukur atas perhatian yang diberikan KDM, terutama karena sekolah masih baru dan sedang mempersiapkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
“Alhamdulillah kami sangat senang dan bahagia. Bapak Gubernur telah membantu menyelesaikan permasalahan yang kami hadapi, terutama dalam menghadapi SPMB nanti,” kata Dian.
Dengan langkah ini, akses jalan ke SMAN 11 Tasikmalaya kini akan lebih lancar, sekaligus memberikan dukungan bagi sekolah dalam menghadapi proses penerimaan siswa baru.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
