Gubernur Jambi Soroti Hilirisasi Migas Daerah dan Kilang Mini

Arif S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 86 dibaca
Bisik.id
Gubernur Jambi Soroti Hilirisasi Migas Daerah dan Kilang Mini

Gambar atau konten salah?

Gubernur Jambi Al Haris menegaskan pentingnya penguatan hilirisasi minyak dan gas bumi (migas) berbasis daerah. Ia menekankan bahwa langkah ini bertujuan menambah nilai tambah sektor energi sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Gubernur Al Haris mengemukakan gagasan tersebut saat membuka Rakernas Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) 2026 di Jambi, 07 Mei 2026. Acara nasional tersebut juga menjadi ajang pertemuan beberapa kepala daerah penghasil migas dari berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Al Haris menyoroti pentingnya membuka ruang pertumbuhan baru di sektor energi melalui pengembangan potensi daerah secara terintegrasi. Salah satu fokusnya adalah dorongan pengembangan kilang mini (modular refinery) di kawasan produksi migas.

“Potensi energi yang dimiliki daerah perlu dikelola lebih optimal agar manfaatnya semakin luas, tidak hanya menopang ketahanan energi nasional, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal,” ujar Al Haris.

Ia menambahkan bahwa skema pengembangan ini dapat menjadi pintu masuk bagi daerah untuk memperkuat rantai industri energi. Tujuan utama adalah mengelola potensi secara lebih optimal sekaligus mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di sekitar wilayah penghasil.

“Kita ingin potensi sumur tua, sumur masyarakat, dan idle field masih terbuka untuk dioptimalkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan lifting minyak nasional. Langkah ini juga dinilai peluang bagi daerah untuk ikut memperkuat sektor energi di tengah dinamika kebutuhan energi global yang terus berkembang,” ujar Al Haris.

Al Haris menegaskan bahwa daerah penghasil energi memiliki posisi strategis dalam peta pembangunan nasional. Dengan dukungan kebijakan yang adaptif, potensi migas di daerah diyakini bisa berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, membuka lapangan usaha, serta memperkuat keterlibatan pelaku usaha lokal dalam ekosistem industri energi.

Rakernas ADPMET 2026 ini dijadikan momentum untuk memperkuat sinergi antar daerah penghasil energi. Al Haris berharap kegiatan ini dapat merumuskan langkah konkret menuju pengelolaan sumber daya yang lebih produktif, berkelanjutan, dan memberi manfaat lebih luas bagi pembangunan daerah.

“Daerah penghasil energi punya peluang besar untuk tumbuh menjadi simpul ekonomi baru. Ini momentum untuk bergerak bersama memperkuat sektor energi nasional dari daerah,” tutup Al Haris.

Gubernur Jambi menegaskan bahwa peran daerah dalam hilirisasi migas, pengembangan kilang mini, dan pemanfaatan sumur tua dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menumbuhkan ekonomi lokal. Dengan sinergi antar daerah dan kebijakan yang mendukung, potensi migas di Indonesia dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru bagi wilayah penghasil.

hilirisasi migaskilang miniADPMET 2026potensi daerahenergi nasionalketahanan energiekonomi lokal

Komentar

Memuat komentar...