Gubernur Jambi Tekankan RKPD 2027 Selaras dengan Target Nasional

Wulan M. · 3 min baca · 3 bulan lalu · 122 dibaca
Bisik.id
Gubernur Jambi Tekankan RKPD 2027 Selaras dengan Target Nasional

Gambar atau konten salah?

Gubernur Jambi Al Haris mengajak semua pihak untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Jambi agar selaras dengan target nasional. Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi dan keberhasilan program nasional di daerah akan membuka lapangan kerja.

Al Haris menegaskan bahwa Musrenbang RKPD Tahun 2027 merupakan momentum penting dalam penyusunan rencana tahun ketiga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Jambi Tahun 2025‑2029. Ia menyatakan, "Musrenbang yang kita laksanakan ini adalah dalam rangka menyepakati permasalahan pembangunan, prioritas pembangunan, arah kebijakan pembangunan dan program/kegiatan, pagu indikatif dan indikator serta penyelarasan antara program/kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan nasional," ujarnya saat menghadiri Musrenbang di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu, 15 April 2024, yang dibuka langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto.

Al Haris menjelaskan bahwa agenda ini menjadi pondasi pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Jambi Tahun 2025‑2045. Ia menekankan pentingnya keselarasan antara program daerah dengan sasaran nasional.

Ia menambahkan bahwa pada tahun 2025, Pemerintah Pusat setidaknya telah mengalokasikan anggaran untuk infrastruktur konektivitas berupa jalan strategis dan Bandara Kerinci dan Bungo, infrastruktur ketahanan pangan berupa irigasi dan pengolahan lahan serta infrastruktur kesehatan. Selain itu, program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Program tiga juta rumah dan Program Fasilitasi Likuiditas Pembiayaan Perumahan juga telah dilaksanakan.

Al Haris menyebutkan bahwa pada tahun 2026, alokasi anggaran khusus Program prioritas presiden di Provinsi Jambi adalah sebesar 1.138 triliun rupiah. Ia berharap Provinsi Jambi diberikan alokasi lebih besar lagi pada tahun 2027 agar terjadi percepatan pembangunan di daerah.

Menanggapi program prioritas presiden, Al Haris melaporkan bahwa saat ini telah terbentuk 192 SPPG yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi dengan total penerima Makan Bergizi Gratis sebanyak 424.470 jiwa atau baru 38 persen dari potensi penerima MBG, sambungnya.

Untuk Sekolah Rakyat, Al Haris mengatakan bahwa saat ini telah berdiri dua Sekolah Rakyat atau SR, yaitu SR Menengah Atas 5 Kota Jambi dan SR Terintegrasi 13 Tanjung Jabung Timur yang operasionalnya masih pada lokasi sementara. "Adapun gedung sekolah permanen sedang dalam proses pembangunan dan ditargetkan selesai tahun ini," katanya.

Al Haris juga menginformasikan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah terbentuk 1.591 unit pada seluruh Desa/Kelurahan di Provinsi Jambi. Berdasarkan hasil monitoring per 9 April 2026, 558 di antaranya sedang dalam proses pembangunan gerai, bahkan 19 unit telah selesai 100 persen.

Di RKPD tahun depan, Al Haris menargetkan ada lima isu strategis yang diangkat: pertama nilai tambah komoditas unggulan Provinsi Jambi, kedua daya saing dan kemandirian daerah, ketiga kualitas sumber daya manusia belum merata, keempat pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup, dan kelima tata kelola pemerintahan. Berikut daftar isu strategis:

  • Nilai tambah komoditas unggulan Provinsi Jambi
  • Daya saing dan kemandirian daerah
  • Kualitas sumber daya manusia belum merata
  • Pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup
  • Tata kelola pemerintahan

Al Haris menegaskan bahwa ada tiga kata kunci yang menjadi fokus pembangunan Provinsi Jambi pada tahun 2027, yaitu produktivitas, investasi, dan hilirisasi. Ia menambahkan, "Selanjutnya pada fokus investasi, pembangunan diarahkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas melalui penerapan investasi hijau dan kemudahan perizinan," ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa akan dilakukan peningkatan infrastruktur dan konektivitas ekonomi, khususnya infrastruktur dasar, infrastruktur irigasi serta infrastruktur pendukung konektivitas logistik dan digital, lalu investasi yang berorientasi industri dan ekspor, "selain itu juga akan dilakukan peningkatan infrastruktur dan konektivitas ekonomi, khususnya infrastruktur dasar, infrastruktur irigasi serta infrastruktur pendukung konektivitas logistik dan digital, lalu investasi yang berorientasi industri dan ekspor," sambungnya.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya mengapresiasi langkah inovatif Gubernur Jambi Al Haris menggelar Musrenbang di rumah dinas, bukan di hotel seperti tahun-tahun sebelumnya. Ia berkata, "Kebijakan ini mencerminkan komitmen terhadap efisiensi dan efektivitas anggaran daerah yang mana kita tahu sedang efisiensi anggaran. Terimakasih Pak Gubernur, Musrenbang tak di hotel tapi di rumah dinas, jadi contoh untuk Gubernur kepala daerah lain di Indonesia. Ini contoh efisiensi yang baik," ucapnya.

Meski digelar secara sederhana, forum perencanaan pembangunan tahunan ini tetap berlangsung kondusif dan tertib. Semua pejabat hadir: Bupati/Wali Kota se-Provinsi Jambi, Kepala Bappeda Kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, serta instansi vertikal di Provinsi Jambi. Ia menegaskan, "Ini bentuk kekompakan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Jambi. Sinergi tersebut tidak hanya terlihat di permukaan, tetapi benar-benar terimplementasi dalam program pembangunan," tambahnya.

Dengan fokus pada produktivitas, investasi hijau, dan hilirisasi, serta upaya peningkatan infrastruktur dan konektivitas, Gubernur Jambi Al Haris berharap RKPD 2027 dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah dan menambah lapangan kerja. Peningkatan alokasi anggaran dan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci dalam mencapai target pembangunan nasional dan daerah.

Gubernur JambiMusrenbang RKPDPertumbuhan EkonomiInfrastruktur KonektivitasInvestasi HijauHilirisasiProgram Makan Bergizi Gratis

Komentar

Memuat komentar...